ABNnews – Ngantuk berat setelah kenyang makan sahur memang godaan terbesar saat Ramadan. Namun, kamu harus waspada. Kebiasaan langsung “tumbang” atau tidur setelah sahur ternyata menyimpan sederet bahaya kesehatan yang nggak main-main.
Pakar Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surabaya (UM Surabaya) Dede Nasrullah menjelaskan, tubuh manusia membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mencerna makanan secara sempurna. Jika kamu nekat langsung tidur, proses alami ini bakal berantakan.
“Saat tidur, hampir seluruh fungsi tubuh melambat, kecuali otak, jantung, dan paru-paru. Kondisi ini membuat makanan yang baru dikonsumsi tidak dapat dicerna dengan baik,” ungkap Dede dikutip dari laman resmi UM Surabaya, Senin (23/2/2026).
Berikut 5 risiko penyakit mengerikan yang mengintai jika kamu sering tidur usai sahur:
1. Asam Lambung Naik (GERD)
Saat kamu tertidur dalam kondisi perut penuh, klep lambung akan melonggar. Akibatnya, asam lambung dalam perut bisa mengalir balik ke kerongkongan. Efeknya? Dada terasa panas (heartburn), mual, hingga mulut terasa pahit saat bangun nanti.
2. Penumpukan Lemak (Bikin Cepat Gemuk)
Ingin tetap langsing selama puasa? Hindari langsung rebahan! Kalori yang masuk saat sahur seharusnya dibakar menjadi energi untuk aktivitas seharian. Jika langsung tidur, kalori tersebut tidak terpakai dan akhirnya tersimpan rapi sebagai tumpukan lemak di dalam tubuh.
3. Serangan Jantung
Bahaya lainnya adalah penyakit kardiovaskular. Mengonsumsi makanan berat lalu langsung tidur dapat memicu peningkatan tekanan darah. Jika tekanan darah tinggi ini bertahan lama, risiko terkena penyakit jantung koroner hingga serangan jantung akan meningkat drastis.
4. Stroke
Ternyata stroke juga mengintai kebiasaan ini! Saat pencernaan bekerja keras mengolah makanan, suplai darah terfokus ke sistem pencernaan. Jika dilakukan sambil tidur dalam jangka panjang, otak bisa kekurangan oksigen dan meningkatkan risiko serangan stroke.
5. Sembelit alias Susah BAB
Proses pengosongan lambung butuh waktu 2-3 jam. Posisi tidur atau rebahan justru akan menghambat proses tersebut. ”
Jika hal ini terjadi, maka akan memicu terjadinya penyakit konstipasi atau sembelit, kesulitan buang air besar,” tambah Dede.
Agar tetap sehat, Dede menyarankan untuk memberikan jeda waktu minimal 3 jam sebelum kembali beristirahat setelah makan sahur. Jeda ini krusial agar makanan dapat diolah secara sempurna oleh sistem pencernaan.













