ABNnews – Pesta pernikahan di Dusun Batu Balai, Desa Merak Belantung, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan, mendadak mencekam.
Hal itu terjadi setelah dentuman suara bass dari musik organ tunggal yang mengiringi acara diduga kuat memicu kawanan tawon vespa keluar mengamuk dari sarangnya dan menyerang lokasi hajatan warga.
Dilansir detikSumbagsel, Selasa (9/6/2026), peristiwa mendebarkan tersebut terjadi saat resepsi pernikahan tengah berlangsung pada Minggu (7/6) lalu. Suara getaran yang keras dari pengeras suara organ tunggal disinyalir membuat kawanan tawon merasa terganggu.
Kondisi tersebut sontak memicu kepanikan luar biasa di area tenda pesta. Para pemain musik hingga tamu undangan yang hadir seketika lari kocar-kacir menyelamatkan diri setelah beberapa di antaranya mulai diserang secara membabi buta oleh serangga mematikan tersebut.
Mendapat laporan situasi darurat yang mengancam keselamatan warga di tengah pesta, pihak Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Lampung Selatan langsung bergerak cepat ke lokasi kejadian.
“Kami menerima laporan adanya sarang tawon vespa yang berada di rumah warga dan lokasinya berdekatan dengan tempat hajatan. Karena dikhawatirkan membahayakan pengantin, kru organ tunggal, serta tamu undangan, kami langsung menerjunkan tim untuk melakukan evakuasi,” tegas Kepala Bidang Damkarmat Lampung Selatan, Rully Fikriansyah.
Tim Regu 2 Damkarmat Lampung Selatan terpantau langsung meluncur menuju lokasi pada pukul 09.20 WIB dan tiba di TKP sekitar 15 menit kemudian. Menggunakan perlengkapan pelindung khusus, petugas berjibaku menjinakkan sarang tawon berukuran jumbo tersebut.
Proses penanganan darurat berjalan menegangkan hingga akhirnya evakuasi dinyatakan selesai total pada pukul 10.40 WIB. Beruntung, kesigapan petugas di lapangan berhasil meredam situasi dan dipastikan tidak ada korban akibat insiden serangan tawon vespa tersebut. Acara pernikahan pun akhirnya bisa dilanjutkan kembali dengan aman.













