ABNnews – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) bergerak cepat memperkuat penanganan pascatenggelamnya KMP Batumandi di perairan sekitar Pelabuhan Merak pada Rabu (21/10) malam.
Melalui koordinasi dengan berbagai pihak terkait, ASDP mengintensifkan langkah pengamanan lokasi, penanganan dampak insiden, serta persiapan penanganan kapal guna memastikan seluruh proses berjalan terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan dan kelancaran lalu lintas pelayaran.
Direktur Utama ASDP, Heru Widodo menyampaikan bahwa perusahaan bergerak cepat mengoordinasikan langkah penanganan KMP Batumandi bersama instansi berwenang dan pihak terkait. Upaya ini dilakukan untuk memastikan setiap tahapan penanganan dapat segera dipersiapkan secara terukur dengan tetap mengutamakan keselamatan pelayaran.
“Sejak insiden terjadi, kami terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait untuk mempercepat langkah penanganan KMP Batumandi. Fokus kami adalah memastikan pengamanan lokasi, penanganan dampak insiden, serta persiapan penanganan kapal berjalan secara terkoordinasi dan sesuai prosedur. Kami memastikan setiap langkah dilakukan dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan pelayaran,” ujar Heru.
Dalam upaya pengamanan lokasi, tim terkait telah memasang buoy atau pelampung penanda di sekitar area kapal yang tenggelam pada Rabu sore. Langkah ini merupakan bagian dari upaya pengamanan untuk membantu mengidentifikasi lokasi kapal dan meminimalkan potensi risiko bagi aktivitas pelayaran di sekitarnya.
Sejalan dengan upaya tersebut, pemasangan oil boom juga sudah berlangsung. Peralatan ini disiapkan untuk membantu membatasi penyebaran minyak di permukaan air sebagai bagian dari penanganan dampak insiden.
Untuk penanganan kapal, ASDP juga mempersiapkan tahapan lanjutan melalui operasi salvage. Tim salvage dijadwalkan tiba di Merak pada Kamis (22/10) sekitar pukul 10.00 WIB untuk mendukung persiapan teknis penanganan kapal. KMP Batumandi akan dikondisikan kembali ke posisi normal sebelum dipindahkan ke galangan kapal. Pelaksanaan proses tersebut akan mempertimbangkan kondisi kapal, karakteristik perairan, serta aspek keselamatan dan keamanan di sekitar lokasi.
Heru menegaskan bahwa setiap tahapan penanganan memerlukan perencanaan yang matang dan koordinasi erat dengan seluruh pihak terkait.
“Kami memahami pentingnya penanganan yang terukur dalam situasi ini. Karena itu, ASDP terus berkoordinasi dengan instansi berwenang dan pihak terkait untuk mempersiapkan proses penanganan hingga pemindahan kapal ke galangan. Kami berkomitmen memastikan seluruh tahapan berjalan secara bertanggung jawab, dengan keselamatan dan keamanan sebagai pertimbangan utama,” tambah Heru.
Dengan koordinasi yang berkelanjutan, ASDP akan terus memantau perkembangan penanganan KMP Batumandi dan memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memastikan penanganan pascainsiden berjalan optimal sekaligus mendukung keselamatan dan kelancaran operasional penyeberangan pelabuhan.












