Disaksikan Ribuan Pengunjung, Festival Gendang Melayu Sumatera Timur Sukses Digelar

Nadzar Lendy

Nara sumber Workshop Pendidikan Budaya Melayu menampilkan pegiatan seni tari dan dosen Universitas Negeri Medan, DR Dilinar Adlin MPd (kanan) dan Nyoman Pakpong (dua dari kanan)

ABNnews – Festival Gendang Melayu Sumatera Timur sukses digelar. Festival yang diselenggarakan pada 8 Agustus 2026 di Sanggar Lingkaran, Desa Denai Lama, Kecamatan Pantai Labu, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara ini berhasil menyedot pengunjung.

Acara yang bertujuan menjaga dan melestarikan kebudayaan Melayu agar tetap hidup di tanah Sumatera, mengusung tema “Melodi Budaya, Benteng Generasi” dengan kampanye anti-narkoba.

Ada dua agenda acara dalam acara ini. Pertama adalah workshop pendidikan budaya Melayu yang ditujukan bagi generasi muda. Tampil dua narasumber pengamat seni tari dan pegiat tari melayu, Dr. Dilinar Adlin, M.Pd. dan Nyoman Pakpong.

Nara sumber memberikan edukasi mendalam mengenai seni tari dan teknik permainan gendang Melayu. Agenda kedua merupakan pentas seni budaya yang menampilkan seni khas Melayu dari berbagai sanggar di Sumatera Utara, seperti LK Bunga Tanjung, Sanggar Selayar Denai, Sanggar Siswo Langgeng Budoyo, Sanggar Lingkaran, dan Sanggar Hang Tuah. Seluruh pertunjukan tampil harmonis dengan iringan musik dari Nyoman dan Team.

Suasana acara makin semarak saat penyanyi nasional jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI), si kembar Mus Brother. Mus Brother tampil pada puncak acara.

Ketua Panitia, Try Wahyu Purnomo, S.Pd., M.Pd, dalam sambutannya, menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah bentuk apresiasi terhadap budaya Melayu yang tidak boleh pudar.

Penonton memadati area festival

Try Wahyu yang didampingi Kepala Desa Denai Lama, Parnu, S.E, mengapresiasi acara yang berlangsung sukses dan diikuti banyak pengunjung atau penonton. “Kami berharap kegiatan serupa terus berlanjut,” ujarnya.

Turut hadir pada acara itu tim perwakilan dari Disbudporapar Kabupaten Deli Serdang untuk memberikan dukungan.

Dikutip dari kompasiana.com, kesuksesan festival ini tidak lepas dari peran Sanggar Lingkaran di bawah pimpinan Irwanto, S.H, yang menyediakan sarana dan prasarana kegiatan dengan sangat maksimal dan luar biasa.

Sanggar ini aktif menggerakkan kegiatan kesenian dan pendidikan budaya di wilayahnya. Terselenggaranya acara ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, mulai dari panitia, mahasiswa KKNI, seniman, budayawan, sanggar-sanggar, generasi muda, hingga masyarakat sekitar.

Tim dosen Universitas Negeri Medan (Unimed) juga memberikan dukungan penuh dalam menyukseskan acara ini. Seluruh rangkaian kegiatan ini didanai oleh Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Program Indonesiana Tahun 2025 dengan dukungan dana dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *