banner 728x250

Ambulans Tanpa Pasien Terjaring di Bakauheni, Pas Diperiksa Polisi Isinya Bikin Syok!

Ambulans yang dipakai warga Tangerang untuk selundupkan 15 kg sabu (Foto: Istimewa/Polda Lampung)

ABNnews – Empat warga Tangerang, Banten, harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah aksi nekat mereka menyelundupkan sabu digagalkan Polda Lampung.

Tak tanggung-tanggung, para pelaku mencoba mengelabui petugas dengan menggunakan mobil ambulans untuk membawa sabu seberat 15,7 kilogram ke Pulau Jawa.

Identitas para pelaku diketahui berinisial RN (27), VR (35), TS (27), dan EC (39). Keempatnya tercatat sebagai warga Tangerang, Banten. Aksi mereka terhenti saat melintas di area Seaport Interdiction Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Rabu (7/4/2026) siang sekitar pukul 11.00 WIB.

Direktur Reserse Narkoba Polda Lampung, Kombes Dwi Handono, menceritakan awal mula penangkapan ini. Kecurigaan polisi muncul saat melihat sebuah mobil ambulans yang tampak janggal saat hendak menyeberang menuju Pelabuhan Merak.

“Anggota curiga karena ambulans tidak membawa pasien. Isinya malah empat orang lelaki. Karena curiga, akhirnya kami hentikan dan diperiksa,” ungkap Dwi dikutip detikSumbagsel, Sabtu (11/4/2026).

Sabu Rp 22,5 Miliar di Bawah Jok

Benar saja, saat petugas melakukan penggeledahan menyeluruh, ditemukan bungkusan plastik hitam mencurigakan. Bungkusan tersebut ternyata disembunyikan rapat-rapat di bawah jok belakang mobil untuk mengelabui mata petugas.

“Setelah diperiksa rupanya berisikan sabu yang disembunyikan di bawah jok belakang. Pelaku mengemasnya dengan plastik hitam dililit lakban dengan total 15 paket,” sambung Dwi.

Setelah dilakukan penimbangan secara akurat oleh tim penyidik, total barang haram tersebut mencapai 15,739 kilogram. Jika dirupiahkan, nilainya sangat fantastis dan bikin geleng-geleng kepala.

“Kami perkirakan harganya mencapai Rp 22,5 miliar,” pungkasnya.

Kini, keempat pria asal Tangerang tersebut beserta barang bukti sabu dan mobil ambulans telah diamankan di Mapolda Lampung.

Polisi masih melakukan pemeriksaan maraton untuk membongkar jaringan yang nekat memanfaatkan kendaraan darurat sebagai sarana peredaran gelap narkotika.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *