ABNnews — Barcelona kembali berhadapan dengan Atletico Madrid. Bukan di kompetisi domestik. Kedua tim bakal terlibat duel di leg pertama babak perempat final Liga Champions musim 2025/2026, di Stadion Camp Nou, Kamis (09/04) dini hari WIB.
Duel ini semakin memperpanjang catatan pertemuan sengit antara Barcelona dan Atletico sepanjang musim berjalan. Duel ini hadir hanya beberapa hari setelah pertemuan di La Liga. Barcelona menang 2-1 lewat gol menti akhir Robert Lewandowski dan kini unggul tujuh poin di puncak klasemen.
Secara historis di Liga Champions, Barcelona tidak selalu nyaman menghadapi Atletico. Dua pertemuan di fase ini sebelumnya berakhir dengan pahit bagi tim Catalan.
Dalam dua pertemuan tersebut, Atletico keluar sebagai pemenang. Pada pertemuan pertama di Liga Champions 2013/2014, Barcelona bermain imbang 1-1 lawan Atletico di Camp Nou. Setelah itu di leg kedua, Koke mencetak gol tunggal untuk membawa Atletico lolos dengan agregat 2-1.
Di pertemuan kedua pada Liga Champions 2015/2016, Barcelona dan Atletico kembali bentrok di perempat final. Barcelona kembali bertindak jadi tuan rumah di pertemuan pertama.
Pada leg pertama, Barcelona menang 2-1 lewat dua gol dari Luis Suarez. Namun Blaugrana kembali tersungkur karena kalah 0-2 di markas Atletico. Antoine Griezmann mencetak dua gol di laga tersebut.
Meski demikian, tren terkini justru berpihak pada Barcelona. Mereka memenangi lima dari enam pertemuan terakhir di semua kompetisi, termasuk kemenangan akhir pekan lalu.
Performa Barcelona juga sedang menanjak. Tim asuhan Hansi Flick tidak terkalahkan dalam hampir dua bulan di semua ajang. Produktivitas lini depan menjadi kekuatan utama. Lamine Yamal tampil konsisten, sementara Lewandowski tetap tajam di momen krusial.
Di sisi lain, Atletico datang dengan modal kurang ideal. Mereka menelan tiga kekalahan beruntun, termasuk saat menghadapi Barcelona di liga. Pengalaman di Liga Champions membuat Atletico tetap berbahaya. Mereka lolos ke perempat final setelah menang agregat 7-5 atas Tottenham.
Meski secara keseluruhan Barcelona lebih diunggulkan, namun atmosfer Liga Champion yang berbeda dari kompetisi domestik membuat Blaugrana harus mewaspadai Griezmann Cs.













