banner 728x250

Bandung ‘Lumpuh’! 38 Ribu Kendaraan Serbu Tol Pasteur, Antrean Mengular 2 Km

Kepadatan kendaraan wisatawan di Gerbang Tol Pasteur Bandung saat libur Lebaran, (Foto: iNews TV)

ABNnews – Kota Bandung benar-benar “dikepung” wisatawan pada H+2 Lebaran, Senin (23/3/2026). Ribuan kendaraan terpantau membeludak masuk melalui Gerbang Tol (GT) Pasteur, memicu kemacetan horor yang mengular hingga ke jalan arteri.

Berdasarkan data Jasa Marga, tercatat sebanyak 38.820 kendaraan keluar dari GT Pasteur dan merangsek masuk ke Kota Kembang hingga sore ini.

Antrean Mengular 2 Kilometer

Dilansir inews.id, antrean kendaraan pribadi didominasi pelat luar kota. Kepadatan dilaporkan mencapai radius 2 kilometer dari pintu keluar tol menuju arah pusat kota. Kendaraan hanya bisa merayap pelan, bahkan sesekali tak bergerak di titik-titik penyempitan jalur.

Lonjakan ini diprediksi masih akan terus berlangsung hingga malam hari, mengingat animo masyarakat yang ingin menghabiskan sisa libur Lebaran di Bandung Raya masih sangat tinggi.

Jalur Wisata ‘Gak Gerak’

Meningkatnya volume kendaraan membuat laju lalu lintas melambat signifikan, terutama di jalur-jalur menuju objek wisata favorit dan pusat perbelanjaan.

“Lonjakan ini didominasi oleh kendaraan pribadi wisatawan. Kepadatan kendaraan diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat mengingat masih banyak arus yang mengalir dari jalur tol,” tulis laporan tersebut.

Situasi ini berpotensi menyebabkan kemacetan berkepanjangan, terutama di titik-titik rawan seperti: Akses menuju Lembang (Setiabudi/Ledeng), Kawasan pusat kota (Asia Afrika/Braga), serta Area pusat perbelanjaan dan kuliner.


Pihak berwenang mengimbau para pengendara untuk cerdas mengatur waktu perjalanan. Wisatawan sangat disarankan untuk mencari jalur alternatif atau memanfaatkan aplikasi navigasi guna menghindari jebakan macet ekstrem di gerbang utama kota.

Pilih waktu tempuh yang tepat—seperti berangkat lebih pagi atau lebih malam—guna menghindari kepadatan yang diprediksi masih akan memuncak hingga malam nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *