ABNnews – Garuda Indonesia Group memberikan kado spesial untuk calon jemaah haji asal Aceh. Sebuah pesawat Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK-GGD resmi “mendarat” di Asrama Haji Banda Aceh untuk dijadikan sarana manasik haji yang realistis.
Fasilitas berupa mockup pesawat utuh ini diserahkan langsung oleh Direktur Utama Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, kepada Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, Kamis (19/2/2026).
Simulasi Terbang Biar Jemaah Nggak Kagok
Bukan sekadar pajangan, pesawat ini dirancang sebagai alat simulasi perjalanan udara yang lengkap. Calon jemaah bisa merasakan langsung pengalaman haji mulai dari:
* Proses Boarding: Cara masuk pesawat yang benar.
* Kabin Pesawat: Mengenal tata letak kursi dan fasilitas di dalam pesawat.
* Prosedur Keamanan: Simulasi selama penerbangan hingga cara turun di bandara tujuan.
“Pesawat ini bukan sekadar simbol sejarah, tetapi fasilitas pembelajaran yang akan membantu jemaah lebih siap secara mental dan teknis sebelum berangkat ke Tanah Suci,” tegas Wamenhaj Dahnil Anzar Simanjuntak.
Jejak Sejarah PK-GGD
Pesawat PK-GGD ini bukanlah burung besi sembarangan. Mengudara sejak tahun 1997, pesawat ini telah mengantongi lebih dari 30 ribu jam terbang.
Setelah melayani Garuda Indonesia selama hampir dua dekade, pada 2015 pesawat ini sempat dioptimalkan oleh Citilink sebelum akhirnya dihibahkan untuk sarana pendidikan haji di Aceh.
Dirut Garuda Indonesia, Glenny Kairupan, menyebut langkah ini adalah bentuk penghormatan terhadap kedekatan emosional dan historis antara rakyat Aceh dengan Garuda. Sebagaimana diketahui, rakyat Aceh-lah yang menyumbang pesawat pertama RI, Seulawah RI-001, yang menjadi cikal bakal maskapai nasional.
Pesan Presiden Prabowo: Transformasi Layanan Haji
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, yang hadir mewakili Presiden Prabowo Subianto, menegaskan bahwa peresmian ini adalah bagian dari agenda strategis nasional.
“Pemerintah berkomitmen menghadirkan layanan haji yang profesional, terintegrasi, aman, nyaman, dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat,” ujar Rachmat.
Ia menambahkan bahwa asrama haji kini direvitalisasi menjadi pusat layanan terpadu, bukan sekadar tempat transit.
Aksi Sosial: Al-Qur’an hingga Renovasi Sekolah
Tak hanya pesawat, Garuda Indonesia juga menebar kebaikan di Tanah Rencong lewat:
* 1.000 Al-Qur’an: Berbahan daur ulang untuk persiapan spiritual jemaah di Asrama Haji Aceh.
* Bantuan Pendidikan: Penyerahan buku, seragam, dan renovasi fasilitas di SMAN 2 Meureudu, Pidie Jaya, guna mendukung pemulihan pascabencana.
Wakil Gubernur Aceh pun menyampaikan apresiasinya. “Terima kasih Garuda dan Kementerian Haji. Semoga hadirnya mockup pesawat ini membawa manfaat besar bagi masyarakat Aceh sebagai wadah simulasi calon jemaah,” tutupnya.













