ABNnews – Aksi berani dilakukan oleh dua orang perempuan di kawasan Senen, Jakarta Pusat. Mereka nekat mengejar hingga meringkus seorang pria yang diduga terlibat dalam sindikat penipuan travel umrah pada Jumat (13/2/2026) malam.
Kapolsek Senen, Komisaris Widodo Saputro, mengonfirmasi bahwa penangkapan tersebut terjadi sekitar pukul 20.45 WIB. Terduga pelaku dicegat tepat di depan bekas Mapolres lama, Jalan Kramat Raya.
“Ada pelapor telah mengamankan seseorang depan Mapolres lama Jalan Kramat Raya Jakarta Pusat yang diduga terlapor perkara penipuan dan atau penggelapan,” ujar Widodo dalam keterangan tertulisnya, Senin (16/2/2026).
Korban Nekat ‘Gerebek’ Sendiri di Jalan
Sosok perempuan yang melakukan penangkapan adalah APL (46), seorang ibu rumah tangga asal Cempaka Putih. Tak sendirian, ia dibantu rekannya, NM, saat mengejar pria yang diduga telah membawa kabur uangnya.
Usai ditangkap, pria tersebut langsung digelandang ke Mapolsek Senen untuk diperiksa. Setelah ditelusuri, kasus ini ternyata sudah dilaporkan ke Polres Metro Jakarta Pusat sejak 3 Februari 2026 lalu dengan nomor laporan LP/B/347/II/2026/SPKT.
Modus Promo dan Lelang Paket Umrah
Dalam laporannya, APL menyeret dua nama yakni Jemmi Mokodompit dan Djuria Lasabuda. Keduanya diduga menjalankan praktik lancung dengan menawarkan promo manis serta lelang paket umrah fiktif.
Akibat penipuan ini, APL mengaku harus menelan kerugian mencapai Rp 20.000.000.
“Selanjutnya terduga terlapor berikut mobilnya diserahkan ke unit Keamanan Negara (Kamneg) Polres Metro Jakarta Pusat,” jelas Widodo.
Polisi kini menangani kasus tersebut untuk proses hukum lebih lanjut. Terduga pelaku dibidik dengan Pasal 492 dan atau 486 KUHP terkait penipuan dan penggelapan. Kepolisian juga tengah mendalami apakah ada korban lain dalam pusaran sindikat travel umrah ini.













