banner 728x250

Banjir Jember Meluas ke 10 Kecamatan, 7.445 KK Terdampak Hingga Telan Korban Jiwa!

Tim relawan Baret Resue mengevakuasi warga yang terdampak banjir di Kabupaten Jember, Kamis (12/2/2026). ANTARA/HO-Baret Rescue Jember.

ABNnews – Banjir yang menerjang Kabupaten Jember, Jawa Timur, dilaporkan semakin meluas. Data terbaru dari Pusat Pengendali dan Operasional (Pusdalops) BPBD Jember menunjukkan sebanyak 23 desa di 10 kecamatan sempat terendam luapan air.

Kepala BPBD Jember, Edi Budi Susilo, menyebut wilayah terdampak bertambah dari yang sebelumnya hanya delapan kecamatan. Meski begitu, per Sabtu (14/2/2026), kondisi air dilaporkan sudah mulai surut.

“Dari delapan menjadi 10 kecamatan yang dilanda banjir hasil asesmen TRC BPBD Jember. Namun, alhamdulillah banjir kini sudah surut,” kata Edi di Jember, Sabtu (14/2/2026).

Daftar Wilayah dan Dampak Kerusakan

Hujan deras yang mengguyur sejak Kamis (12/2) hingga Jumat (13/2) membuat debit air sungai meluap ke pemukiman warga di:
* Kecamatan Panti, Sukorambi, Rambipuji, Kalisat, Kaliwates, Bangsalsari, Ajung, Balung, Wuluhan, dan Puger.


Total warga terdampak mencapai 7.445 Kepala Keluarga (KK). Wilayah terparah berada di Kecamatan Rambipuji dengan total 3.774 KK terdampak.

Tak hanya merendam rumah, banjir kali ini juga merusak infrastruktur, di antaranya:
* 11 rumah rusak ringan dan 3 jembatan ambruk.

* Satu masjid ambruk dan satu balai desa terendam.

* Fasilitas pendidikan (TK, SD, Ponpes, dan TPQ) ikut terendam.

* 12 speedboat dilaporkan hilang terbawa arus banjir.


Satu Korban Jiwa dan Kelompok Rentan

Duka menyelimuti Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji. Seorang warga bernama Siti Nurfadila (55) dilaporkan meninggal dunia akibat tersengat listrik saat sedang membersihkan rumahnya yang terendam banjir pada Kamis malam.

Selain itu, BPBD mencatat ada ratusan warga kelompok rentan yang terdampak, mulai dari 74 balita, 82 lansia, hingga 4 penyandang disabilitas. Sebanyak 557 jiwa sempat mengungsi, namun kini sudah kembali ke rumah masing-masing.

Waspada Cuaca Ekstrem Hingga 20 Februari

BPBD Jember bersama instansi terkait telah menyalurkan bantuan logistik ke lokasi-lokasi terdampak. Edi mengimbau warga untuk tidak lengah, mengingat peringatan dari BMKG soal potensi cuaca ekstrem.

“Kami imbau warga tetap waspada terhadap cuaca ekstrem karena rilis BMKG menyebutkan cuaca ekstrem masih akan berlanjut hingga 20 Februari 2026,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *