banner 728x250

Pasar Palmerah ‘Glow Up’ Cuma Sehari Saat Prabowo Lewat, Hari Ini Balik Semrawut Lagi!

Kondisi Pasar Palmerah kembali semwramut dipenuhi PKL dan angkot ngetem sembarangan. Sabtu, (14/3/2026).(KOMPAS.com/ SHINTA DWI AYU)

ABNnews – Pemandangan kontras terlihat di depan Pasar Palmerah, Jakarta Pusat, Sabtu (14/2/2026). Jika sehari sebelumnya area ini tampak “kinclong” dan tertib demi menyambut kedatangan Presiden Prabowo Subianto, hari ini kondisinya kembali semrawut. Suara bising klakson kembali bersahutan di tengah hiruk-pikuk lapak pedagang.

Padahal, pada Jumat (13/2) pagi, kawasan ini sempat disulap jadi rapi dalam semalam. Jalanan yang tadinya rusak langsung mulus diaspal, Pedagang Kaki Lima (PKL) ditertibkan, hingga angkot dilarang ngetem sembarangan. Semua itu dilakukan demi kelancaran agenda Presiden meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri Palmerah.

Namun, ketertiban itu rupanya hanya “seumur jagung”. Pantauan di lokasi pada Sabtu pagi, para PKL kembali menggelar lapak di bahu jalan. Angkot pun tampak berhenti sesuka hati yang memicu kemacetan bagi kendaraan di belakangnya.

‘Diliburkan’ Dua Hari Demi RI 1

Salah satu pedagang, Jumiati (45), membenarkan bahwa para PKL sempat diminta menyingkir sementara waktu selama kunjungan orang nomor satu di Indonesia tersebut.

“Kemarin diliburin dua hari sih sementara, sekarang baru boleh buka lagi,” ungkap Jumiati dilansir kompas.com, Sabtu (14/2/2026).

Jumiati menambahkan, sebenarnya sudah ada aturan main antara pedagang dan pengelola pasar. Kesepakatannya, lapak hanya boleh dibuka hingga pukul 08.00 WIB. Setelah jam tersebut, jalanan harus steril dari aktivitas dagang di bahu jalan.

Tertolong Hari Libur

Beruntung, kemrawutan hari ini tidak separah hari kerja. Karena bertepatan dengan hari Sabtu, volume kendaraan yang melintas di depan Pasar Palmerah cenderung menurun sehingga kemacetan tidak mengunci total.

Meski aspal jalan kini sudah mulus permanen berkat “proyek semalam” jelang kunjungan Presiden, namun perilaku PKL dan angkot yang kembali ke setelan awal membuat fungsi jalan tetap terganggu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *