banner 728x250

Diancam Golok Saat Bongkar Lapak PKL, Wali Kota Bekasi Beri Jawaban Menohok: Saya Gak Takut!

Viral di media sosial Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto mendapatkan ancaman golok dari warga saat melakukan penertiban PKL di Teluk Pucung, Bekasi Utara. (Foto: Istimewa)

ABNnews – Jagat maya dihebohkan dengan video Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, yang diancam sebilah golok oleh seorang warga saat menertibkan pedagang kaki lima (PKL). Peristiwa mencekam itu terjadi di wilayah Teluk Pucung, Bekasi Utara.

Dalam video yang viral, Tri tampak hadir langsung memantau penertiban bersama Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro. Suasana yang awalnya kondusif mendadak panas saat petugas berompi Satpol PP hendak membongkar tempat penyimpanan kelapa berbahan besi di pinggir jalan.

Tak terima lapaknya dibongkar, seorang pria berbaju merah berteriak histeris. “Woy, woy jangan yang ini!” teriak pria berkepala pelontos tersebut dalam rekaman video yang dilihat, Senin (9/2/2026).

Setelah sempat adu mulut, pria tersebut masuk ke ruko dan keluar menenteng golok. Petugas yang terancam pun terpaksa mundur ke arah Wali Kota. “Awas pak, awas Pak Wali, amankan itu!” ucap perekam video dalam suasana tegang tersebut.

Jawaban Menohok Wali Kota Bekasi

Merespons aksi nekat warga tersebut, Tri Adhianto memberikan jawaban yang cukup berani. Alih-alih gentar, ia justru lebih mencemaskan perilaku masyarakat yang mulai abai pada aturan.

“Saya bukan khawatir kepada goloknya, tetapi khawatir jika masyarakat sering melanggar peraturan dan ini akan menjadi kebiasaan. Lama-lama jadi pembiaran, akhirnya para pelanggar merasa dirinya paling benar,” tegas Tri, Minggu (8/2/2026).

Politisi PDIP ini menilai kemarahan pria tersebut adalah “bom waktu” akibat akumulasi pembiaran pelanggaran yang sudah berlangsung bertahun-tahun. Menurutnya, rasa nyaman karena tidak pernah ditindak membuat pelanggar merasa benar saat aturan akhirnya ditegakkan.

“Nah, kemarahan inilah bentuk akumulasi pembiaran selama bertahun-tahun ketika nggak pernah ditindak,” lanjutnya.

Penertiban Sesuai Prosedur

Tri memastikan bahwa aksi penertiban tersebut tidak dilakukan secara serampangan. Pihaknya mengaku sudah melayangkan imbauan sebelum tim gabungan turun ke lapangan.

“Tentu sudah ada imbauan sebelumnya, jadi kami minta petugas untuk melakukan secara persuasif,” tuturnya.

Beruntung, situasi panas tersebut berhasil diredam. Sang pria pembawa golok akhirnya diberikan pengertian oleh Kapolres Metro Bekasi Kota hingga suasana kembali tenang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *