banner 728x250

Moody’s Pertahankan Peringkat Kredit RI Baa2, Pemerintah Pede Kerangka Danantara Jadi Kunci!

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto

ABNnews – Lembaga pemeringkat internasional, Moody’s Investors Service, resmi mempertahankan (afirmasi) peringkat kredit Indonesia pada level Baa2. Penilaian ini menjadi bukti nyata ketahanan ekonomi nasional di tengah dinamika global yang kompleks.

Juru Bicara Kemenko Perekonomian, Haryo Limanseto, menyatakan bahwa fundamental ekonomi RI tetap kokoh. Hal ini didukung oleh melimpahnya sumber daya alam, demografi yang menguntungkan, serta kebijakan fiskal dan moneter yang disiplin.

“Terkait perubahan outlook, kami yakin perkembangan kebijakan dan kerangka kelembagaan yang sedang diimplementasikan akan menjawab kekhawatiran yang disampaikan,” ujar Haryo Limanseto dalam keterangannya, Minggu (8/2/2026).

Ekonomi Tumbuh Tertinggi Pasca Pandemi

Rapor ekonomi Indonesia hingga akhir 2025 memang menunjukkan angka yang impresif:
* Pertumbuhan PDB Q4-2025: 5,39% (Tertinggi sejak pandemi).

* Pertumbuhan PDB Tahunan 2025: 5,11%.

* Defisit Fiskal: Tetap di bawah 3% terhadap PDB.

* Rasio Utang Pemerintah: Terjaga di kisaran 40% terhadap PDB.

‘Gaspol’ Danantara dan Reformasi Pasar Modal

Pemerintah juga terus memperkuat taji investasi melalui pembentukan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara. Melalui UU Nomor 1 dan Nomor 16 Tahun 2025, fungsi regulasi dan operasional BUMN kini dipisahkan demi efisiensi.

Nantinya, program prioritas tetap dibiayai APBN, sementara Danantara akan mendukung pembiayaan pembangunan lainnya. Strategi ini diambil agar beban anggaran negara tidak “bengkak” namun pembangunan tetap jalan terus.

Tak hanya itu, instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat pasar modal juga terus dikebut. Beberapa langkah strategisnya antara lain:
1. Peningkatan minimum free float menjadi 15%.

2. Penguatan transparansi pemilik manfaat (ultimate beneficial ownership).

3. Percepatan demutualisasi bursa efek. Draft regulasi ini dijadwalkan bakal dipublikasikan pada Maret 2026 mendatang.


Makan Bergizi Gratis Jadi Investasi SDM

Pemerintah juga menegaskan bahwa program unggulan seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar bansos, melainkan investasi strategis pada kualitas manusia (human capital).

Hingga kini, sebanyak 22.091 dapur komunitas telah beroperasi untuk melayani lebih dari 55 juta penerima manfaat. Hebatnya lagi, program ini telah menciptakan lebih dari 1 juta lapangan kerja baru.

Sebagai penutup, Haryo menekankan pentingnya komunikasi yang solid antara pemerintah, perbankan, dan lembaga pemeringkat internasional.

“Komunikasi menjadi penting agar bisa memberikan penjelasan kepastian arah fiskal dan moneter Indonesia,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *