banner 728x250

Viral Bayi Kuning ‘Dipanaskan’ Pakai Lampu Bohlam Bak Ayam Goreng, Dokter Anak Wanti-wanti Bahayanya!

Tangkapan layar video menyebut bayi dengan kondisi kuning bisa disembuhkan dengan disinari di bawah lampu bohlam.(Instagram)

ABNnews – Sebuah video yang memperlihatkan bayi dengan kondisi kuning (jaundice) sedang disinari lampu bohlam dari jarak dekat mendadak viral di media sosial. Aksi yang dilakukan sang ayah tersebut memicu perdebatan panas di kalangan netizen.

Unggahan yang dibagikan akun Instagram @fak******o pada Senin (3/2/2026) itu memperlihatkan seorang bayi tertidur di bawah sinar lampu bohlam kuning. Sang ayah sengaja melakukan hal tersebut dengan maksud menyembuhkan kondisi kuning pada anaknya.

Sontak saja, metode ini membuat netizen terheran-heran. “Metode tersebut dinilai menyerupai cara menghangatkan anak ayam di peternakan atau menghangatkan ayam goreng di etalase penjual makanan,” bunyi keterangan dalam unggahan yang telah disukai lebih dari 23 ribu kali tersebut.

Dokter: Lampu Bohlam Tak Efektif, Justru Berbahaya!

Menanggapi fenomena tersebut, dokter spesialis anak Rumah Sakit UNS, dr. Aisya Fikritama, menegaskan bahwa penanganan bayi kuning tidak bisa dilakukan sembarangan dengan lampu rumahan.

“Lampu bohlam ruangan tidak memancarkan spektrum cahaya khusus yang diperlukan untuk mengubah bilirubin di dalam kulit bayi. Jadi, tidak efektif untuk menurunkan kadar bilirubin secara medis,” ujar dr. Aisya dikutip kompas.com, Sabtu (7/2/2026).

Dokter Aisya menjelaskan, terapi yang sah secara klinis hanyalah fototerapi medis. Prosedur ini menggunakan lampu khusus spektrum biru-hijau dengan panjang gelombang $460-490$ nanometer. Cahaya inilah yang mampu mengubah bilirubin menjadi bentuk yang mudah dibuang tubuh melalui urine dan feses.

Kenapa Bayi Bisa Kuning?

Kondisi bayi kuning atau neonatal hyperbilirubinemia terjadi karena penumpukan zat bilirubin hasil pemecahan sel darah merah. dr. Aisya menyebut beberapa pemicu utamanya:
* Ikterus Fisiologis: Fungsi hati bayi yang belum matang (umum pada bayi baru lahir).

* Ikterus Patologis: Perbedaan golongan darah antara ibu dan bayi.

* Faktor Lain: Infeksi, gangguan metabolik, atau penyakit hati serius.


Risiko Dehidrasi Hingga Kerusakan Mata

Alih-alih sembuh, menyinari bayi dengan lampu bohlam di rumah justru mengundang risiko fatal. dr. Aisya memperingatkan bahaya kepanasan (overheating), dehidrasi, hingga kerusakan permanen pada kulit dan mata bayi.

“Segera periksakan bayi ke fasilitas kesehatan jika kulit atau mata tampak kuning, terutama bila bayi terlihat lesu, tidak mau menyusu, atau kuning tidak membaik dalam beberapa hari,” tegasnya.

Ia pun meminta orang tua tidak melakukan eksperimen sendiri di rumah dan selalu berkonsultasi dengan tenaga medis profesional.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *