banner 728x250
Dunia  

Saif Al-Islam, Putra Muammar Gaddafi Dikabarkan Tewas Dibunuh

Putra Muamar Qadafi, Saif Al-Islam dikabarkan tewas dibunuh. (Foto: istimewa)

ABNnews — Saif al-Islam, putra dari mantan penguasa Libya yang digulingkan tahun 2011, Muammar Gaddafi, dikabarkan tewas dibunuh pada Selasa (03/02) di kota Zintan, yang berjarak 136 kilometer dari ibukota Libya, Tripoli.

Kematian pria berusia 53 tahun itu dikonfirmasi oleh penasihat politiknya, Abdullah Othman. Tetapi keadaan pasti kematiannya masih belum jelas.

Khaled al-Mishri, mantan kepala Dewan Negara Tinggi yang berbasis di Tripoli, sebuah badan pemerintah yang diakui secara internasional, menyerukan penyelidikan mendesak dan transparan atas pembunuhan tersebut.

Tim politik Islam Qadafi kemudian merilis pernyataan yang mengatakan, empat pria bertopeng menyerbu rumahnya dan membunuhnya dalam pembunuhan yang mereka sebut sebagai tindakan pengecut dan pengkhianatan.

“Para penyerang yang mematikan kamera CCTV di rumah tersebut dalam upaya untuk menyembunyikan jejak kejahatan keji mereka,” demikian pernyataan tim Islam Qadafi.

Islam Qadafi tidak pernah memiliki posisi resmi di Libya, tetapi dianggap sebagai orang nomor dua ayahnya dari tahun 2000 hingga 2011, ketika Muammar Gaddafi dibunuh oleh pasukan oposisi Libya yang mengakhiri kekuasaannya selama beberapa dekade.

Islam Qadafi ditangkap dan dipenjara di Zintan pada tahun 2011 setelah mencoba melarikan diri dari negara Afrika Utara itu menyusul pengambilalihan Tripoli oleh oposisi. Ia dibebaskan pada tahun 2017 sebagai bagian dari pengampunan umum dan tinggal di Zintan selama satu dekade terakhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *