banner 728x250

Momen Khidmat Pemakaman Meriyati Hoegeng, Kapolri Sebut Integritas Jadi Harga Mati

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghormatan terakhir kepada mendiang Meriyati Roeslani Hoegeng. (Foto dok Polri)

ABNnews – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan penghormatan terakhir dalam prosesi pemakaman Meriyati Hoegeng di Pemakaman Giri Tama, Tajur, Kabupaten Bogor, Rabu (4/2/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Kapolri menegaskan kembali pentingnya menjaga wasiat moral dari keluarga almarhum Jenderal (Purn) Hoegeng Iman Santoso.

Sigit mengungkapkan bahwa setiap pertemuan dengan keluarga Hoegeng selalu menitipkan pesan mendalam tentang integritas. Bagi Polri, keteladanan Jenderal Hoegeng bukan sekadar cerita masa lalu, melainkan ruh bagi pembenahan internal korps Bhayangkara saat ini.

“Pesan beliau selalu sama, jadilah contoh, jadilah teladan, dan mulailah dari diri sendiri. Bagi kami, ini adalah amanah dan wasiat yang harus terus kami jaga,” tegas Sigit usai prosesi pemakaman.

Dengar Lagi Rekaman Suara Jenderal Hoegeng

Ada momen menyentuh pada malam sebelum pemakaman. Sigit menceritakan bahwa jajaran Polri sempat mendengarkan kembali rekaman suara asli Jenderal Hoegeng yang selama ini disimpan oleh pihak keluarga.

Dalam rekaman tersebut, sosok polisi paling jujur di Indonesia itu kembali mengingatkan soal pentingnya menjaga marwah institusi. Kalimat “tolong jaga institusi Polri” diucapkan berulang kali, yang dimaknai Sigit sebagai perintah agar setiap anggota bertanggung jawab penuh terhadap tugas perlindungan dan pengayoman masyarakat.

“Nilai-nilai itulah yang akan terus menjadi api semangat di seluruh keluarga besar Polri untuk menjaga wasiat dan warisan besar yang telah beliau tinggalkan,” lanjutnya.

Penghormatan Negara: Bintang Bhayangkara Pratama

Suasana khidmat menyelimuti pemakaman Meriyati Hoegeng yang dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta sejumlah pejabat tinggi Polri. Tak sekadar pendamping tokoh besar, Meriyati juga mendapatkan pengakuan atas dedikasinya sendiri.

Presiden RI menganugerahkan tanda kehormatan Bintang Bhayangkara Pratama kepada almarhumah. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan negara atas jasa besar Meriyati dalam menumbuhkan nilai-nilai kebijaksanaan serta kontribusi nyata bagi pengembangan institusi kepolisian.

Tanda kehormatan tersebut dibacakan dan disematkan di sela prosesi pemakaman. Hal ini menjadi bukti bahwa sosok Meriyati Hoegeng merupakan bagian tak terpisahkan dari warisan moral yang memperkuat perjalanan Polri hingga hari ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *