banner 728x250

Viral Pengendara Motor Sambil Merokok Pukul dan Ancam Bunuh Penegurnya di Palmerah

Pasutri merokok sambil bawa bayi saat berkendara di Palmerah Jakbar. (Foto: istimewa)

ABNnews — Jagat media sosial diramaikan video pengendara motor ngamuk usai ditegur karena merokok. Pemotor diduga pasangan suami-istri itu merokok sambil membawa bayi dan tanpa menggunakan helm.

Melihat itu, perekam video lantas menegur mereka untuk mematikan rokoknya. Sebab, abunya dikhawatirkan membahayakan pengendara lain di belakang.

“Di motor nggak boleh ngerokok, bro. Abu sama baranya kena orang, bahaya, ada aturannya,” demikian tegur si perekam video, dikutip Selasa (27/01).

Ketika ditegur, keduanya sama-sama diam. Saat tiba di area depan Pasar Palmerah, perekam menyiramkan air dari botol ke tangan kiri perempuan yang tengah memegang rokok agar apinya padam.

Tidak terima, si pengendara yang merokok itu lantas marah, turun dari kendaraan dan melayangkan pukulan telah ke arah wajah si penegur.

“Gue bawa anak bayi, ngerti nggak lo! Anj*ng lo! Gue bawa anak kecil, ng*nt*t lo!” kata pengendara yang merokok itu sambil melayangkan jotosan.

Sementara sang istri sempat mencoba menenangkan pelaku, tetapi turut menyalahkan perekam yang menyiramkan air ke rokok.

Pelaku pun kemudian menanyakan asal perekam sambil terus memukulinya, hingga akhirnya membawa instansi kepolisian dan menyebut sebuah nama yang diduga merupakan kenalannya. “Anak mana sih lu? Lu polisi emang gua tanya? Gua panggilin Pak Joko nih ya,” serunya.

Perekam tak menggubris ocehan pelaku dan tetap menjelaskan bahwa dilarang merokok saat berkendara. Perekam hanya menyebut bahwa dirinya akan melakukan visum untuk melaporkan kekerasan yang diterimanya. “Enggak boleh ngerokok di jalan, ada aturannya. Gue visum ya,” kata perekam.

Kapolsek Palmerah, Kompol Gomos Simamora  membenarkan peristiwa ini. Ia menyebut korban dalam kasus ini sudah membuat laporan pada 16 Januari 2026 malam, jauh sebelum video itu viral.

“Saya cek, korban sudah buat LP (laporan polisi) tanggal 16 Januari. Viralnya kemarin,” kata Gomos di Jakarta, Selasa (27/01).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *