banner 728x250

Update Longsor Cisarua KBB: 25 Jenazah Dievakuasi, 100 Orang Masih Hilang Misterius!

Tim SAR gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian korban longsor Cisarua, Bandung Barat. ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA

ABNnews – Proses evakuasi korban longsor dahsyat di Kampung Pasir Kuning, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB) terus membuahkan hasil memilukan. Hingga Senin pagi, tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi total 25 jenazah dari timbunan lumpur pekat.

Sekretaris Daerah Jawa Barat, Herman Suryatman, mengungkapkan bahwa dari puluhan kantong jenazah yang dievakuasi, sebagian besar sudah berhasil dikenali identitasnya.

“Dari 25 body bag, informasi pagi ini, 17 sudah teridentifikasi dan sudah dikembalikan ke keluarga masing-masing. Sementara 8 body bag lainnya masih dalam proses identifikasi,” kata Herman saat ditemui di Kantor Desa Pasirlangu, Senin (26/1/2026).

Alat Berat ‘Kepung’ Lokasi Bencana

Medan yang berat dan material lumpur yang tebal membuat petugas harus bekerja ekstra keras. Tiga alat berat ekskavator telah diterjunkan ke titik nol bencana guna mempercepat pencarian korban yang diduga masih tertimbun di bawah reruntuhan.

Herman menyebutkan, alat berat tersebut dikerahkan dari berbagai instansi mulai dari BPBD, Bina Marga Provinsi, hingga BBWS. “Kalau kurang kami tambah lagi, nanti Basarnas yang menentukan kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Sinkronisasi Data dan Nasib 100 Warga yang Hilang

Tragedi yang terjadi pada Sabtu (24/1) dini hari ini dilaporkan telah mengubur sedikitnya 30 rumah warga. Namun, angka yang paling mencemaskan adalah jumlah warga yang belum ditemukan. Hingga saat ini, lebih dari 100 orang dilaporkan hilang dan diduga masih tertimbun material tanah longsor.

Untuk memastikan penanganan berjalan optimal, Pemprov Jabar terus melakukan sinkronisasi manajemen bencana bersama BNPB dan pemerintah kabupaten.

“Barusan kami melakukan sinkronisasi agar manajemen penanganan bencananya bisa efektif dan efisien. Semua bidang harus bekerja optimal karena ini menyangkut nyawa manusia,” pungkas Herman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *