ABNnews – Stasiun Manggarai kini bukan lagi sekadar tempat transit kereta biasa. PT Kereta Api Indonesia (Persero) terus memoles stasiun ini sebagai simpul utama transportasi perkotaan Jabodetabek guna menjawab kebutuhan masyarakat urban yang kian padat dan butuh akses serba cepat.
Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, menyebut Manggarai memegang peran krusial dalam mendukung denyut nadi warga metropolitan. Sebagai titik temu berbagai rute, integrasi di stasiun ini memastikan pergerakan antarkawasan berjalan teratur meski aktivitas terus meningkat.
“Integrasi Stasiun Manggarai dirancang untuk mendukung mobilitas masyarakat yang mengutamakan kemudahan akses dan efisiensi waktu. Dengan keterhubungan antarlintas, aktivitas harian dapat dijalani secara lebih ringkas,” ujar Anne dalam keterangannya, Minggu (25/1/2026).
Warga Usia Produktif Ogah Tua di Jalan
Langkah KAI memperkuat Manggarai ini sejalan dengan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam laporan Statistik Mobilitas Penduduk dan Tenaga Kerja 2024. BPS mencatat, kawasan perkotaan kini didominasi penduduk usia produktif dengan intensitas perjalanan harian yang sangat tinggi, terutama untuk bekerja.
Menariknya, BPS juga mengungkap pola baru: masyarakat kini lebih memilih hunian yang memiliki akses transportasi publik yang baik. Di tengah keterbatasan lahan, kemudahan menjangkau kantor dan layanan publik dengan waktu tempuh yang efisien menjadi prioritas utama.
Penumpang KRL Tembus 5,4 Juta
Data internal KAI membuktikan betapa vitalnya peran Manggarai. Sepanjang 2023 hingga 2025, volume penumpang KRL yang melintasi Manggarai tetap konsisten tinggi:
* Tahun 2023: 5.142.739 penumpang
* Tahun 2024: 5.575.711 penumpang
* Tahun 2025: 5.456.309 penumpang
Tak hanya KRL Commuter Line, akses menuju Bandara Soekarno-Hatta via Manggarai juga makin laris manis. Penumpang KA Bandara melesat dari 1,9 juta orang di 2023 menjadi lebih dari 2,3 juta orang pada 2025. Tren ini menunjukkan warga kini mengandalkan konektivitas antar-simpul transportasi utama yang terhubung langsung dengan pusat ekonomi.
KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan keandalan operasional di Manggarai. Strategi ini diambil agar transportasi publik tetap seirama dengan kebutuhan masyarakat kota yang mengutamakan mobilitas praktis dan efisien.
“Transportasi publik yang terintegrasi menjadi bagian penting dalam mendukung keseharian masyarakat urban yang sederhana dan terhubung,” tutup Anne.













