banner 728x250

Longsor Cisarua Bandung Barat: 10 Kantong Jenazah Masuk DVI, 71 Orang Masih Hilang

Bencana tanah longsor menerjang permukiman di Kampung Pasir Kuning dan sekitarnya, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (24/1/2026) dini hari sekitar pukul 03.00 WIB. ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA

ABNnews – Duka mendalam menyelimuti Kampung Babakan, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Bencana longsor dahsyat menerjang permukiman warga pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, meninggalkan jejak kehancuran dan puluhan orang yang masih belum ditemukan.

Hingga Sabtu sore, Polda Jawa Barat mencatat sudah ada 10 kantong jenazah yang dievakuasi ke pos Disaster Victim Identification (DVI). Tim ahli kini sedang bekerja keras mengidentifikasi para korban di tengah suasana pilu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, mengungkapkan bahwa dari 10 kantong tersebut, enam jenazah sudah berhasil teridentifikasi identitasnya.

“Enam sudah teridentifikasi dan dikonfirmasi. Sisanya, satu berupa bagian tubuh dan tiga lainnya masih dalam proses identifikasi,” ujar Hendra di Bandung, Sabtu (24/1/2026).

Identifikasi Lewat Sidik Jari Tangan

Proses identifikasi jenazah bukan perkara mudah. Tim DVI Polda Jabar harus mencocokkan data ante-mortem (sebelum meninggal) dan post-mortem (sesudah meninggal) di tengah cuaca ekstrem yang terus mengguyur lokasi.

Hendra menjelaskan, salah satu bagian tubuh berupa tangan sudah berhasil dikenali identitasnya berkat adanya pembanding sidik jari. Namun, untuk temuan bagian tubuh lainnya seperti kaki, petugas masih membutuhkan waktu lebih lama.

71 Orang Masih Belum Ditemukan

Kabar yang lebih menyesakkan datang dari posko pengaduan. Hingga pukul 16.00 WIB, jumlah warga yang dilaporkan hilang masih sangat signifikan.

“Berdasarkan laporan terakhir, masih terdapat sekitar 71 orang yang dilaporkan hilang,” tambah Hendra.

Proses pencarian oleh tim SAR gabungan saat ini terus berpacu dengan waktu. Namun, kondisi tanah yang labil dan cuaca yang tidak bersahabat menjadi kendala utama di lapangan.

Polda Jabar Kirim Dapur Lapangan

Selain fokus pada evakuasi, Polda Jabar juga mulai bergerak menyalurkan bantuan logistik. Sembako dan bantuan darurat mulai dikirimkan untuk meringankan beban para penyintas yang kini berada di pengungsian.

“Kami juga menyalurkan dapur lapangan guna memudahkan penyediaan makanan bagi para pengungsi di sana,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *