ABNnews — Real Madrid memecat Xabi Alonso setelah menelan kekalahan 2-3 dari Barcelona di final Piala Super Spanyol 2026 pada Senin (12/01) lalu. Alonso dipecat setelah menangani Real Madrid selama 7 bulan. Ditunjuk di awal musim 2025/2026, Alonso bebas tugas pada Januari.
Hasil buruk di final Piala Super Spanyol 2026 menjadi puncak dari serangkaian hasil buruk yang diterima Real Madrid pada paruh musim ini akibat inkonsistensi.
Selain itu, Xabi Alonso juga sempat terlibat cekcok dengan Kylian Mbappe karena secara terang-terangan menentang permintaan Alonso untuk memberikan “Guard of Honor” untuk pemain Barcelona.
Namun kekalahan tersebut bukan salah satu pemicu dipecatnya Alonso. Ia dikabarkan berseberangan visi dengan manajemen klub, terutama dengan Presiden Real Madrid, Florentino Perez.
Tak cukup itu, mantan pelatih Bayer Leverkusen itu juga disebut-sebut disebut telah kehilangan kendali di ruang ganti. Alonso beberapa kali terlibat perselisihan dengan pemain bintang seperti Vinicius Jr hingga Federico Valverde.
“Alonso dilaporkan “kehilangan kendali” di ruang ganti karena para pemain bintang merasa ide-ide taktiknya terlalu rumit dan sulit diterapkan,” tulis The Independent, Rabu (14/01).
Meski kariernya di Spanyol berakhir singkat, pemecatan ini diprediksi akan memberikan dampak besar bagi Liga Inggris. Banyak klub raksasa Premier League yang kini langsung pasang kuda-kuda untuk mengincar tanda tangan Alonso.
“Reputasinya sebagai pelatih elite diyakini tetap terjaga, karena kegagalannya di Madrid dianggap lebih karena faktor budaya klub yang unik, bukan karena kualitas teknisnya yang menurun,” urai The Independent.
Kini, bursa pelatih di Inggris dipastikan akan semakin panas dengan status bebas transfer sang pelatih. Para eksekutif klub besar Eropa melihat Alonso sebagai sosok setingkat Mikel Arteta yang hanya butuh lingkungan yang tepat untuk bersinar kembali.
Publik sepak bola kini menunggu pelabuhan baru bagi sang manajer setelah masa singkatnya yang penuh gejolak bersama Real Madrid.
Apakah Xabi Alonso bakal mendapatkan tempat baru di Liga Inggris pada bursa transfer Januari 2026 ini.?
Manchester Uinted (MU) dikaitkan dengan Alonso. Setan Merah sedang mencari manajer baru untuk menggantikan Ruben Amorim, manajemen MU dikabarkan tertarik memakai jasa Alonso.
Namun The Daily Mail menyebut ketertarikan MU mesti dikubur dalam-dalam. Alasannya, Alonso adalah mantan pemain Liverpool. Ia menghabiskan lima tahun karir profesionalnya sebagai pemain The Reds sebelum cabut ke Real Madrid di tahun 2009 silam.
Alonso tahu betul bahwa ada rivalitas besar antara MU dan Liverpool dan ia tidak mau melukai para pendukung The Reds dengan melatih klub rival mereka.
Menurut spekulasi yang beredar, Alonso juga berpotensi untuk menjadi manajer baru Liverpool di musim panas nanti.
Ini dikarenakan masa depan Arne Slot sebagai pelatih Liverpool lagi tidak stabil.
Jika The Reds kembali menelan rentetan hasil buruk, maka pelatih asal Belanda itu berpotensi kehilangan pekerjaannya di akhir musim nanti.
Jika skenario itu terjadi, manajemen Liverpool dikabarkan ingin Alonso menjadi juru taktik mereka yang baru dan sang pelatih dikabarkan siap untuk kembali ke Anfield sebagai juru taktik mereka.













