ABNnews – Kabar mengejutkan datang dari raksasa Spanyol, Real Madrid. Xabi Alonso resmi dicopot dari jabatannya sebagai pelatih kepala tak lama setelah kekalahan menyakitkan dari Barcelona di final Piala Super Spanyol.
Meski klub menyebut Alonso mengundurkan diri, jurnalis kondang Spanyol, Edu Aguirre, membongkar fakta sebaliknya. Alonso disebut sama sekali tidak menyangka akan didepak secepat ini.
“Ini kejutan besar. Xabi Alonso tidak menduganya. Setelah pertandingan di Jeddah, situasi di pesawat masih normal,” kata Aguirre dilansir dari El Chiringuito, Selasa (13/1/2026).
Drama di Valdebebas: Dipaksa Mundur?
Rombongan tim tiba di Madrid pukul enam pagi waktu setempat tanpa ada tanda-tanda ketegangan. Namun, drama terjadi saat Alonso tiba di markas latihan Valdebebas. Ia dikabarkan diminta untuk mundur oleh manajemen klub.
Bahkan, para pemain Real Madrid pun disebut-sebut melongo. Mereka baru mengetahui sang pelatih sudah tak lagi menjadi bagian dari tim melalui pernyataan resmi klub di media sosial.
“Ruang ganti benar-benar terkejut. Para pemain tidak menduga pemecatan ini dan tidak tahu siapa yang akan menggantikannya,” ucap Aguirre menjelaskan situasi kacau pada Senin tersebut.
Isu Ruang Ganti Pecah: Mbappe hingga Vinicius Tak Hormat?
Di sisi lain, laporan dari Madrid Universal memberikan sudut pandang berbeda. Hubungan Alonso dengan para bintang Los Blancos dikabarkan sudah retak di balik layar.
Kylian Mbappe disebut-sebut menunjukkan sikap tidak hormat kepada sang manajer. Tidak hanya Mbappe, Alonso juga dilaporkan terlibat perselisihan langsung dengan pilar utama lainnya seperti Vinicius Jr. dan Federico Valverde.
“Keputusan untuk berpisah muncul di tengah meningkatnya rasa frustrasi atas kurangnya rasa hormat yang ditunjukkan oleh ruang ganti,” tulis laporan tersebut.
Kini, Madrid tengah bergerak cepat untuk mencari pengganti di kursi panas pelatih demi menyelamatkan sisa musim 2025/2026.













