ABNnews — Pemprov DKI Jakarta akan melakukan pembongkaran tiang monorel mangkrak di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan (Jaksel), pada Rabu (14/01) pekan depan. Totalnya yakni sebanyak 98 tiang.
“Jumlah tiang monorel yang akan dibongkar sebanyak 98 tiang,” ujar Kapusdatin Bina Marga DKI Jakarta Dinar Wenny kepada wartawan, Minggu (11/01).
Dinar menyebut target pembongkaran rampung pada September 2026. Dia berharap pembongkaran ini nantinya bisa menciptakan jalan yang lebih ideal.
“Setelah pembongkaran, nantinya akan ada penataan kawasan Jalan HR Rasuna Said diantaranya penataan jalan dan trotoar, peningkatan sarana pejalan kaki, dan penyesuaian elemen pendukung agar lebih aman dan nyaman, termasuk di dalamnya yaitu peningkatan penerangan jalan umum,” paparnya.
Sementara Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo menyampaikan total anggaran yang digelontorkan untuk pembongkaran tiang monorel mencapai sekitar Rp100 miliar.
Namun, kata dia, anggaran itu tak sekadar untuk pembongkaran saja. Melainkan, juga untuk penataan ulang jalan dan trotoar di sepanjang Rasuna Said sisi timur.
“Totalnya semua sekitar Rp100 miliar. Kita tata tentunya. Kita tata jalan, trotoar, semuanya itu pakai APBD. Karena kan itu (jalan-trotoar) asetnya aset kita. Jadi semuanya kita tata pakai APBD,” kata Heru di Balai Kota Jakarta, Rabu (07/01).
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI akan mulai membongkar tiang monorel yang mangkrak pada minggu ketiga Januari.
Pembongkaran tersebut direncanakan akan dilakukan sendiri oleh Pemprov DKI. Kata Pramono, pembongkaran tersebut tetap dilakukan sebab pihaknya telah menerbitkan surat tenggat waktu selama satu bulan.
“Ya karena kami sudah mengeluarkan surat, sudah kita kasih batas waktu satu bulan. Kalau tidak bisa mereka melakukan, kami akan melakukan sendiri,” kata Pramono usai acara peluncuran kartu debit visa Bank Jakarta, di Jakarta Selatan, Senin (05/01).













