banner 728x250

Investasi Raksasa Tiongkok Rp36,4 Triliun Masuk Indonesia, Target Sektor AI hingga Baterai!

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat menyampaikan keynote speech dalam acara 20th Anniversary Celebration of the China Chamber of Commerce in Indonesia, Jumat (9/01).

ABNnews – Komitmen Indonesia untuk memperkuat hubungan bilateral dengan Tiongkok membuahkan hasil fantastis. Nilai investasi sebesar Rp 36,4 triliun dari Tiongkok dipastikan masuk untuk menggarap berbagai sektor strategis, termasuk teknologi masa depan seperti Artificial Intelligence (AI) dan baterai.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan, kolaborasi ini adalah kunci pembangunan ekonomi jangka panjang, terutama setelah kunjungan kenegaraan Presiden Prabowo Subianto ke RRT pada November 2024.

“Dengan populasi 1,4 miliar jiwa (Tiongkok) dan Indonesia 285 juta jiwa, keduanya anggota G20. Ini benar-benar merupakan tonggak penting bahwa kolaborasi dan kerja sama antara kedua negara terbuka. Ini adalah pasar besar yang menawarkan peluang,” ungkap Menko Airlangga saat menyampaikan keynote speech dalam acara 20th Anniversary Celebration of the China Chamber of Commerce in Indonesia, Jumat (9/01).

Sinergi TCTP Hasilkan 16 Proyek Jumbo

Tiongkok saat ini merupakan mitra dagang utama Indonesia dengan besaran mencapai USD135,2 miliar pada tahun 2024. Kerja sama ini semakin diperkuat melalui inisiatif Two Parks Twin Countries (TCTP), sebuah kerangka strategis untuk memperkuat industri, investasi, dan rantai pasok.

Komitmen politik TCTP ditegaskan melalui pembaruan Nota Kesepahaman pada Mei 2025 yang ditandatangani Menko Airlangga dan Menteri Perdagangan RRT Wang Wentao, disaksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto.

Sebagai hasil nyata, telah dilakukan penandatanganan 16 proposal proyek antara perusahaan-perusahaan Fujian dan mitra Indonesia. Total nilai proyek ini mencapai Rp 36,4 triliun (sekitar USD 2,19 miliar).

Proyek-proyek tersebut mencakup sektor-sektor strategis, antara lain: Logam dasar, Pengolahan daging dan makanan laut, Tekstil, teh, dan furniture serta Teknologi tinggi seperti drone, baterai, dan kecerdasan buatan (AI)


Indonesia Siap Sambut Komputasi Kuantum

Menko Airlangga menambahkan, Indonesia menyambut baik kolaborasi yang lebih dalam di bidang infrastruktur, logistik, industri hilir, manufaktur, energi terbarukan, ekonomi digital, hingga teknologi canggih seperti AI dan komputasi kuantum.

Pemerintah Indonesia berkomitmen terus meningkatkan iklim investasi melalui reformasi regulasi dan pengembangan infrastruktur. Komitmen ini diperkuat dengan adanya gugus tugas khusus untuk mempercepat program-program strategis demi melancarkan proses investasi di Indonesia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *