ABNnews – Skandal streamer kontroversial Resbob alias AF semakin menjadi-jadi. Setelah diringkus polisi karena ujaran kebencian terhadap suku Sunda, kini aib terbarunya dibongkar sang adik kandung, Bigmo. Resbob ternyata sempat meminta jatah dan nyaris menilap uang donasi sebesar Rp 185 juta yang dikumpulkan untuk korban bencana banjir di Sumatera.
Fakta ini diungkap Bigmo saat diundang ke podcast Deddy Corbuzier, Selasa (16/12/2025). Bigmo mengaku sudah putus asa melihat kelakuan sang abang yang tidak pernah kapok terlibat masalah.
Pembagian Tak Masuk Akal: Rp 150 Juta Buat Pribadi?
Bigmo menuturkan, ia baru saja selesai melakukan penggalangan dana di live streaming YouTube untuk korban banjir Sumatera dan berhasil mengumpulkan Rp 185 juta. Keesokan harinya, Resbob tanpa basa-basi langsung menghubunginya.
Dalam percakapan telepon tersebut, Resbob terang-terangan meminta uang donasi dibagi dua dengan pembagian yang sangat mengejutkan.
“Gua habis galang dana kemarin buat Sumatra (dapat) Rp185 juta. Besoknya, abang gua tanpa chat terlebih dulu, nelpon dan bilang, ‘Kita bagi dua saja. Ntar Rp30 juta buat Sumatra, Rp150 juta buat gua sama lu, ya’,” kata Bigmo.
Permintaan nirempati ini diucapkan Resbob dengan dalih sekadar gimmick streaming. Namun, bagi Bigmo, tindakan ini sudah sangat keterlaluan, apalagi menyangkut dana kemanusiaan.
Resbob Fitnah Donasi untuk Beli Mercy
Lebih parah lagi, Resbob sempat memfitnah adiknya sendiri saat ia sedang melakukan live streaming. Ia menyebut donasi yang dikumpulkan Bigmo untuk korban banjir Sumatera tidak akan disalurkan kepada yang berhak.
“Gak bakal ada tuh buat Sumatra, paling duitnya buat Mercy,” tutur Bigmo, menirukan ucapan fitnah yang dilontarkan Resbob saat live.
Merasa difitnah dan tidak memiliki moral lagi, Bigmo akhirnya memilih untuk memblokir kontak Resbob. Ia mengaku menceritakan semua aib ini ke publik demi mencari bantuan agar abangnya mau berubah.
“Gua pengen dia berubah. Gua udah speechless. Tuhan nguji gua dengan abang gua keknya. Tapi gue masih yakin abang gua bisa berubah. Itu saja sih,” tutup Bigmo, penuh harap.













