banner 728x250

Sukses Rute P11, Pemkot Bogor Usul Dua Rute Baru Transjabodetabek

Pemkot Bogor mengusulkan dua rute baru Transjabodetabek untuk memperkuat konektivitas transportasi publik antara Bogor dan Jakarta. (Foto: istimewa)

ABnnews — Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mengusulkan dua rute baru Transjabodetabek untuk memperkuat konektivitas transportasi publik antara Bogor dan Jakarta. Dua koridor yang diusulkan yakni rute Ciawi menuju kawasan SCBD atau Semanggi serta Bubulak menuju Sudirman.

Usulan itu disampaikan Wali Kota Bogor, Dedie Rachim usai Rapat Koordinasi Transportasi Terintegrasi dan Terpadu bersama Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Balai Kota Jakarta, Rabu (29/10).

“Dua koridor yang diusulkan adalah Ciawi ke SCBD atau Semanggi dan Bubulak ke Sudirman,” ujar Dedie dalam keterangan tertulisnya dikutip Minggu (14/12).

Pengembangan tersebut merupakan kelanjutan dari operasional Transjabodetabek koridor P11 rute Botani Square–Blok M yang saat ini telah berjalan dan mencatat jumlah penumpang cukup tinggi. Menurut Dedie, sejak awal beroperasi, Transjabodetabek P11 mampu mengangkut hampir 6.000 penumpang setiap hari.

Angka tersebut menjadi indikator kuat tingginya kebutuhan masyarakat Bogor terhadap transportasi publik yang terhubung langsung ke Jakarta. Dedie menyebut sejak awal beroperasi, penumpang Transjabodetabek P11 mengangkut hampir 6.000 penumpang setiap harinya.

Dengan penambahan itu, Dedie menyebut pentingnya sinergi antardaerah dalam mewujudkan sistem transportasi terintegrasi dan terpadu di kawasan Jabodetabek.

“Kami meminta Gubernur DKI Jakarta untuk menambah dua koridor TransJabodetabek dari sekarang 1 koridor Botani ke Blok M – PP yang pengguna harian sudah di angka 6.000 penumpang per hari,” katanya.

Direktur Utama Transjakarta, Welfizon Yuza, menyampaikan bahwa pertemuan ini merupakan tindak lanjut dari Rakor Transjabodetabek sebelumnya dan menjadi kesempatan penting untuk evaluasi P11.

“Biasanya satu rute butuh enam bulan untuk mencapai maturity level. Tapi untuk rute ini luar biasa. Saat ini lebih dari 6.000 pelanggan setiap harinya, bahkan tembus 8.000 di titik puncak,” ungkapnya.

Welfizon juga menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara Transjakarta dan Pemkot Bogor, terutama dalam memperkuat infrastruktur pendukung seperti park and ride dan fasilitas halte yang lebih nyaman serta menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat urban.

“Jika infrastruktur dilengkapi dengan baik, ini akan lebih menarik minat pengguna kendaraan pribadi untuk beralih ke transportasi publik,” tegasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *