ABNnews – Dunia musik rock Tanah Air kembali berduka. Ecky Lamoh (Alexander Theodore Lamoh), mantan vokalis grup band legendaris Edane dan Elpamas, meninggal dunia pada usia 64 tahun.
Kabar pilu ini pertama kali dikonfirmasi melalui unggahan di Instagram Story resmi Edane, membuat banyak penggemar dan musisi ikut terkejut sekaligus berduka.
“RIP Mas Ecky the rock legend,” tulis Edane dalam unggahan awal mereka, Sabtu (29/11).
Tak lama, Edane kembali mengunggah pernyataan yang menegaskan kepergian rocker bersuara khas tinggi dan serak tersebut.
“Telah kembali ke pangkuan-Nya Alexander Theodore Lamoh, yang dikenal dengan Ecky Lamoh, musisi dan penyanyi rock Indonesia. Semoga tenang di sisi-Nya, diberi sabar bagi keluarga yang sudah ditinggalkan. Aamiin.”
Sebelum kepergiannya, Ecky Lamoh diketahui memang sedang berjuang melawan sakit. Kondisi kesehatan sang legenda menjadi perhatian serius, bahkan Edane dan kerabat dekat sempat mengajak fans untuk berdonasi membantu biaya pengobatan.
“Assalaamualaikum! Mohon do’a dari kawan-kawan semua untuk kesembuhan kawan kita, Eki Lamoh yang sedang sakit, semoga disembuhkan dan pulih seperti sediakala, aamiin,” bunyi ajakan yang sempat ramai dibagikan.
Sayangnya, perjuangan Alexander Theodore Lamoh harus berakhir hari ini.
Ecky Lamoh, lahir di Jakarta pada 13 Juli 1961, dikenal sebagai salah satu ikon rock Indonesia di era ’80-’90-an. Sosoknya dikenal memiliki karakter vokal yang kuat dan khas. Marga Lamoh sendiri berasal dari keluarga Minahasa, Sulawesi Utara.
Karier bermusiknya sangat panjang. Ia pernah menjadi vokalis Elpamas, sebelum akhirnya bergabung dengan Edane, band papan atas yang dikenal dengan sound gitar cadas dan aksi panggung penuh energi.













