banner 728x250

Bertolak ke Rusia Jelang Tengah Malam, Prabowo Bakal Bahas Nasib Minyak RI dengan Putin

Presiden RI Prabowo Subianto dilepas Wapres Gibran Rakabuming Raka sebelum terbang ke Rusia, Minggu (12/4/2026). (Dok. Setpres)

ABNnews – Presiden Prabowo Subianto bertolak menuju Moskow, Rusia, dari Pangkalan Udara TNI AU (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta, Minggu (12/4/2026) tengah malam. Keberangkatan ini bertujuan untuk melakukan pertemuan empat mata dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Dalam lawatannya kali ini, Prabowo tak sendirian. Ia didampingi oleh sejumlah pejabat teras, mulai dari Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, hingga Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya atau yang akrab disapa Mayor Teddy.

Seskab Teddy menyebut pertemuan dua pemimpin negara ini sangat “krusial” di tengah dinamika global yang tak menentu. Fokus utamanya? Apalagi kalau bukan urusan energi yang menyangkut hajat hidup orang banyak.

“Kedua pemimpin akan duduk bersama membahas isu-isu strategis, antara lain ketahanan energi, melanjutkan kerja sama dengan Pemerintah Rusia, dan memastikan pasokan energi nasional stabil, termasuk ketersediaan minska,” ungkap Teddy, Minggu (12/4) malam.

Selain soal BBM, isu geopolitik dunia juga jadi menu utama. Prabowo bakal menyuarakan posisi strategis Indonesia dalam menjaga stabilitas dan perdamaian global di depan Putin.

Perjalanan menuju Moskow ditempuh menggunakan pesawat kepresidenan Garuda Indonesia-1 PK-GIF secara non-stop selama 12 jam. Prabowo diperkirakan mendarat pada Senin pagi waktu setempat dan langsung dijadwalkan bertemu empat mata dengan Putin pada siangnya.

Momen keberangkatan Prabowo di Halim dilepas langsung oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, Kepala BIN M. Herindra, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, hingga Mensesneg Prasetyo Hadi.

Lawatan Ketiga ke Negeri Beruang Merah

Kunjungan ini merupakan kali ketiga bagi Prabowo ke Rusia sejak menjabat sebagai Presiden. Sebelumnya, ia sempat melawat ke Moskow pada Desember 2025 dan Saint Petersburg pada Juni 2025.

Kerja sama energi memang selalu jadi sorotan utama antara kedua negara. Dalam kunjungan-kunjungan sebelumnya, Indonesia dan Rusia sudah sepakat untuk “kolaborasi” di bidang energi baru terbarukan hingga pengembangan teknologi nuklir yang bikin penasaran banyak pihak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *