banner 728x250

20 Tahun Tak Tersentuh, Sang Maestro Senpi Ilegal ‘Ki Bedil’ Diciduk Bareskrim

Ilustrasi. (Foto: istimewa)

ABNnews – Satuan Reserse Mobile (Resmob) Bareskrim Polri berhasil mengamankan dua pria berinisial AS dan TS alias Ki Bedil terkait kepemilikan dan peredaran senjata api (senpi) serta bahan peledak ilegal.

Penangkapan ini menjadi sorotan karena salah satu pelaku ternyata sudah beroperasi selama 20 tahun tanpa terendus!

Kasat Resmob Bareskrim Polri, Kombes Arsya Khadafi, mengungkapkan bahwa operasi senyap ini dilakukan pada Senin (6/4/2026) sore di sejumlah titik di Jawa Barat.

Penangkapan pertama terjadi di sebuah Warung Nasi Ampera di Jalan Raya Cipacing, Kabupaten Sumedang. Di sana, polisi mengamankan AS dengan barang bukti yang nggak main-main: satu pistol jenis SIG Sauer P226, magazen, hingga senjata laras panjang rakitan yang belum rampung.

“Dari lokasi tersebut, petugas mengamankan AS. Tim kemudian melakukan pengembangan dengan membagi personel menjadi dua kelompok,” ujar Arsya dalam keterangannya, Minggu (12/4/2026).

Hasil pengembangan membawa polisi ke dua lokasi di Kabupaten Bandung. Di rumah AS yang berada di Rancaekek Kulon, petugas menemukan “gudang” amunisi berisi peluru berbagai kaliber, proyektil, hingga peralatan seperti mata bor yang diduga kuat digunakan untuk memproduksi senjata.

Sementara itu, tim kedua menyatroni kawasan Rancaekek Wetan dan berhasil meringkus TS alias Ki Bedil. Di tangan sang maestro, polisi menyita empat buah popor laras panjang dan berbagai alat rakitan senjata lainnya.

Sosok TS alias Ki Bedil ternyata bukan orang baru di dunia gelap persenjataan. Ia dikenal luas di kalangan pencari senpi ilegal sebagai ahli pembuat senjata, mulai dari jenis revolver, senapan, hingga pistol. Pelanggannya pun ngeri-ngeri sedap, mulai dari pelaku kejahatan jalanan (street crime) hingga pemburu liar.

“Sudah 20 tahun beroperasi, baru sekarang ditangkap,” ungkap Arsya.

Saat ini, kedua pelaku beserta segunung barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut. Polisi pun masih terus mendalami kasus ini guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan atau sindikat lain yang terlibat dalam peredaran senpi panas ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *