banner 728x250

Proyek Sains Berujung Maut! Detik-detik Senapan 3D Buatan Siswa Meledak di Lapangan Sekolah

Satreskrim Polres Siak, Riau, melakukan olah TKP kasus senapan 3D meledak yang mengakibatkan siswa SMP tewas, Rabu (8/4/2026).(Foto: Polres Siak)

ABNnews – Peristiwa tragis mengguncang SMP Islamic Center Kabupaten Siak, Provinsi Riau. Seorang siswa kelas IX berinisial MA (15) meninggal dunia diduga akibat ledakan senapan rakitan saat mengikuti ujian praktik sains pada Rabu (8/4/2026) pagi.

Kasat Reskrim Polres Siak, AKP Raja Kosmos Parmulais, mengonfirmasi insiden memilukan tersebut. Ia menyebutkan kejadian itu berlangsung saat kegiatan ujian praktik mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) di lapangan sekolah sekitar pukul 10.30 WIB.

Kejadian bermula saat para siswa dibagi menjadi lima kelompok untuk memperagakan hasil karya sains mereka. Saat giliran kelompoknya,

MA sempat meminta teman-temannya untuk menjauh dari lokasi peragaan demi keamanan. Ia berniat menguji alat berupa senapan rakitan berbasis desain 3D yang telah ia garap.

Nahas, saat pemicu ditekan, alat tersebut bukannya berfungsi normal melainkan mengeluarkan asap dan meledak hebat!

“Korban mengambil posisi sebagai peraga dan melakukan tembakan senjata 3D printer yang dibuatnya. Namun, alat tersebut meledak dan pecahannya berhamburan ke berbagai arah,” ungkap Kosmos, Kamis (9/4/2026).

Ledakan yang disertai suara keras itu membuat material senapan mengenai aula sekolah, dinding kelas, hingga tubuh MA. Pecahan tersebut dilaporkan mengenai area kepala dan wajah korban hingga mengakibatkan luka yang sangat serius.

Suasana sekolah pun mendadak mencekam. Korban sempat dilarikan ke RSUD Siak untuk mendapatkan pertolongan medis, namun setelah diperiksa, nyawa MA tidak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia.

Tim Satreskrim Polres Siak langsung gerak cepat melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti, mulai dari komponen plastik, potongan besi, hingga bubuk hitam misterius. Bubuk hitam inilah yang diduga kuat menjadi faktor pemicu ledakan dahsyat tersebut.

“Kami sudah melakukan olah TKP, dan benda yang diamankan akan dikirim ke laboratorium forensik (Labfor). Kami kirim ke Labfor Polda Riau untuk memastikannya. Kita minta tidak ada spekulasi informasi yang tidak benar atas kejadian ini,” tegas Raja Kosmos.

Pihak kepolisian kini tengah mendalami kemungkinan adanya unsur kelalaian, baik dari sisi pengawasan sekolah maupun prosedur keamanan saat praktik berlangsung.

Di sisi lain, jajaran Polres Siak turut menyampaikan duka mendalam atas kepergian MA, mendoakan agar almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *