banner 728x250

Bukan Kaleng-kaleng! Pabrik di Gresik Ini Bakal Sulap Gas Alam Jadi Cuan Triliunan Rupiah

Foto dok Kemenko Perekonomian

ABNnews – Kabar membanggakan datang dari Jawa Timur. Agenda hilirisasi industri Indonesia kembali menunjukkan taringnya dengan dilakukannya peletakan batu pertama (groundbreaking) pabrik melamin pertama dan terbesar di Indonesia. Proyek ambisius besutan PT GEABH Joint Technology ini resmi hadir di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, yang hadir secara virtual menyebut momen ini sebagai tonggak sejarah baru dalam perjalanan industri nasional.

“Kita berkumpul hari ini untuk menyaksikan tonggak penting, yaitu peletakan batu pertama pabrik melamin pertama dan terbesar di Indonesia,” ujar Airlangga dalam keterangannya, Rabu (8/4/2026).

KEK Gresik ternyata benar-benar jadi “anak emas” dalam menarik investasi strategis. Bayangkan saja, dari total investasi KEK nasional yang mencapai USD 19,7 miliar di akhir 2025, KEK Gresik menyumbang porsi jumbo sebesar USD 6,1 miliar atau sekitar 31 persen!

Nggak heran, sektor manufaktur di Gresik kini menyumbang 52,58% terhadap PDRB kabupaten. Pembangunan pabrik melamin senilai USD 600 juta (sekitar Rp 9,5 triliun) ini bakal makin memperkuat posisi Gresik sebagai pusat industri hilir berbasis gas alam.

Proyek ini nggak main-main. Nantinya, gas alam bakal diolah jadi amonia cair, lalu dikembangkan lagi jadi produk turunan seperti urea, melamin, sampai amonium nitrat. Produk-produk ini sangat krusial buat menyokong sektor pertanian dan industri kimia global.

Selain bikin Indonesia makin disegani dalam rantai pasok dunia, proyek ini juga punya dampak sosial yang nyata. Buktinya, dalam lima tahun terakhir, angka pengangguran di sana sudah melandai dari 8,00% jadi 5,47%.

Menko Airlangga menegaskan kalau pemerintah bakal terus menjaga iklim investasi tetap kondusif. Berbagai insentif sudah disiapkan biar para investor di KEK bisa tumbuh maksimal dan ekonomi nasional tetap stabil mengingat ekonomi RI tumbuh 5,11% di tahun 2025 lalu.

“Pemerintah berkomitmen memastikan iklim investasi yang kondusif. Kami akan terus memberikan dukungan dan insentif agar PT GEABH Joint Technology serta seluruh investor bisa tumbuh optimal,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *