ABNnews — Viral di media sosial narasi yang menyebutkan pengiriman motor listrik untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Dalam video itu dinarasikan ada 70 ribu unit sepeda motor yang akan didistribusikan ke seluruh SPPG.
Motor-motor tersebut tampak masih terbungkus plastik dan sudah dilengkapi stiker Badan Gizi Nasional (BGN).
“Tuh motor buat program MBG, buat petugas MBGnya tuh, keren kan pak Prabowo, nyediain motor buat MBG nya tuh, badan gizi nasional, nganterin omprengnya pake motor tuh, nih motornya tuh, kurang gimana lagi coba pemerintah tuh,” kata perekam dalam video di Tiktok akun @NOVIR007, dikutip pada Selasa.
Perekam video itu menyebut sepeda motor listrik bakal dikirim ke wilayah Jawa Barat. “Ini saya spill ini semua motor ada 70.000 motor untuk wilayah provinsi jawa barat doang, nah kira-kira semua karyawannya atau cuman kepala dapur sppg doang? saya kurang paham, saya gak berani nyebarin berita hoax, tapi yang jelas ini untuk provinsi jawa barat doang ya ada 70.000 unit motor,” kata dia.
Motor-motor untuk SPPG itu bergaya motor trail seperti Honda CRF. Ada tulisan Emmo. Diduga motor listrik berlogo BGN itu adalah sebuah motor listrik Emmo JVX GT.
Dikutip dari situs resminya, Emmo JVX GT adalah motor listrik adventure bertenaga hingga 7.000 W dengan jarak tempuh 70 km. Motor listrik ini mendukung fast charging dengan pengisian 30% sampai 80% dalam waktu 1 jam.
Sementara Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (PPG) Regional Bandung, Ramzi mengaku belum memperoleh informasi resmi terkait sepeda motor listrik yang akan dibagikan untuk operasional SPPG MBG. Ia mengaku sempat menonton terkait video sepeda motor untuk SPPG.
“Memang pernah lihat di medsos ya terkait dengan adanya yang mengupload terkait motor listrik. Tapi saya pribadi belum mendapatkan informasi motor tersebut akan diserahkan ke siapa dikirim ke mana dan jumlahnya berapa,” kata dia.
Hingga kini, ia mengaku belum mendapatkan penjelasan dari pihak BGN. “Sampai saat ini saya belum mendapatkan informasi kang terkait dengan motor listrik tersebut,” kata dia.
Sekda Provinsi Jawa Barat Herman Suryatman mengaku belum mendapatkan informasi resmi terkait motor listrik untuk operasional SPPG MBG. Ia pun mengaku akan mencari terlebih dahulu kebenarannya. “Belum ada konfirmasi, harus kami cek kebenarannya,” kata dia.













