banner 728x250

Heboh Pernyataan Rudy Giulani, Benarkah Raja Charles III Seorang Muslim?

Raja Charles III. (Foto: istimewa)

ABNnews — Pernyataan manta Wali Kota New York, Rudy Giulani memicu kehobohan publik. Ia menyebut Charles III kemungkinan sudah menjadi seorang Muslim.

Pernyataan itu disampaikan Giulani dalam wawancara bersama jurnalis Inggris Piers Morgan dan langsung menuai polemik luas.

Dalam wawancara tersebut, Giuliani tengah membahas dukungannya terhadap konflik antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran.

Giuliani mengaku mendapat informasi dari sejumlah pihak di Inggris bahwa negara tersebut akan berubah menjadi negara Muslim dalam 10 tahun ke depan. Ia juga menyinggung kondisi keagamaan di sana, termasuk perbandingan antara Gereja Katolik Roma dan Gereja Anglikan.

“Gereja Katolik Roma sekarang lebih besar di Inggris dibandingkan Gereja Anglikan. Dan Charles III mungkin adalah raja muslim Inggris,” jelasnya.

Meski begitu, anggapan bahwa Charles III diam-diam seorang muslim sebenarnya merupakan teori konspirasi yang cukup lama beredar di internet. Hal ini muncul karena ketertarikan sang raja terhadap Islam, termasuk keinginannya mempelajari bahasa Arab agar dapat membaca Al-Qur’an.

Charles III sendiri pernah menyampaikan bahwa Islam, Yudaisme, dan Kristen merupakan tiga agama besar di dunia, Ia menilai ketiganya memiliki banyak kesamaan, bahkan lebih dari yang sering dipahami publik.

Dalam wawancara tersebut, Rudy Giuliani juga mengklaim bahwa umat Islam di Inggris tengah berupaya mengambil alih kekuasaan.

Bahkan, ia menyebut Iran sebagai pihak yang mendorong hal tersebut, serta beranggapan situasi akan berbalik jika negara itu disingkirkan.

Padahal, jumlah Muslim di Inggris hanya sekitar 5 persen dari total populasi. Namun, Giuliani menilai kelompok tersebut memiliki pengaruh besar, termasuk dalam jabatan publik seperti wali kota, dan menyinggung Sadiq Khan sebagai salah satu contohnya.

Selain itu, Giuliani juga ikut mengomentari isu penggunaan cadar di Inggris. Ia turut menyinggung perdebatan mengenai penerapan hukum syariah, bahkan melontarkan kritik terhadap syariah dan Al-Qur’an.

Di sisi lain, Raja Charles III diketahui merupakan penganut Anglikan yang taat. Ketertarikannya terhadap Islam karena minat pribadinya pada nilai-nilai spiritual dan kesamaan antaragama sebagai cara memahami berbagai persoalan kehidupan modern.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *