banner 728x250

Dana Rp 50 Miliar Diduga Mengalir Demi Goreng Isu Ijazah Jokowi, Ini Sosoknya

Ilustrasi. Foto dokumen yang diklaim sebagai ijazah Jokowi yang diunggah kader PSI Dian Sandi Utomo. (dok. akun X @DianSandiU)

ABNnews – Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution, blak-blakan mengungkap adanya informasi aliran dana sebesar Rp 50 miliar di balik bergulirnya isu ijazah palsu Jokowi.

Razman menyebut uang jumbo tersebut berasal dari kantong dua orang pemodal alias “bohir”.

“Nah informasi yang kami terima sebenarnya ada aliran dana yang Rp 50 M itu oleh yang katanya, tanda kutip, 2 bohir,” ungkap Razman dalam program Interupsi bertajuk ‘Ada Uang Besar di Balik Kasus Ijazah Jokowi?’ yang disiarkan iNews, Kamis (2/4/2026).

Ada Campur Tangan Mantan Pejabat Negara?

Gak cuma soal duit, Razman juga membocorkan adanya keterlibatan sosok “orang kuat” yang pernah menduduki jabatan penting di Indonesia.

Sosok mantan pejabat ini diduga kuat menjadi otak atau desainer di balik munculnya pengacara berinisial AK untuk mengawal kasus tersebut.

“Sampailah ke seseorang, dan orang itu mantan pejabat juga di negara ini dan orang itulah yang mengondisikan pengacaranya hari ini,” tutur Razman dengan nada serius.

Bahkan, ia menegaskan bahwa keberadaan pengacara berinisial AK tersebut memang sudah disiapkan sejak awal.

“Termasuk keberadaan pengacara yang berinisial AK, jadi ada yang mendesain ini sebetulnya,” tambahnya.

Rismon Sianipar Bakal Buka-bukaan?

Lantas, kapan borok ini bakal terbongkar ke publik? Razman meyakini bahwa teka-teki aliran dana ini akan segera dibuka oleh Rismon Sianipar. Diketahui, Rismon sendiri berstatus tersangka dalam kasus fitnah ijazah palsu Jokowi.

Menurut Razman, Rismon akan “menyanyi” setelah ia resmi menerima Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) dari Polda Metro Jaya.

“Tapi pada waktunya menurut orang-orang yang komunikasi ke saya, kita yakin begitu SP3 diterima Rismon, maka Rismon akan preskon mengungkap ini,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *