ABNnews – Media sosial lagi dihebohkan dengan video anggota kepolisian asal Polda Sulawesi Utara, Aipda Vicky Aristo Katiandagho, yang memutuskan mundur dari institusi Polri.
Kabarnya, mutasi mendadak saat dirinya sedang menangani kasus korupsi besar menjadi pemicu utama sang polisi memilih pensiun dini.
Dilansir dari kompascom, Vicky blak-blakan bercerita bahwa sebelum “dibuang” ke Polres Kepulauan Talaud, ia menjabat sebagai Kanit Tipidkor Sat Reskrim Polres Minahasa. Tugasnya nggak main-main: menyikat para koruptor!
Lagi Bidik ‘Orang Penting’ di Minahasa
Vicky mengungkapkan, saat itu ia tengah menangani kasus dugaan korupsi pengadaan tas ramah lingkungan tahun 2020. Kasus ini bukan kaleng-kaleng karena diduga menyeret nama-nama pejabat penting di Kabupaten Minahasa.
“Saya sedang menangani perkara yang mengundang atensi publik, yaitu perkara korupsi yang melibatkan orang-orang penting di Kabupaten Minahasa,” ujar Vicky, Kamis (2/4/2026).
Penyelidikan kasus ini sebenarnya sudah digeber sejak 2021. Setelah melewati berbagai hambatan, statusnya baru naik ke penyidikan pada September 2024 setelah melalui gelar perkara di Mapolda Sulut.
Dimutasi Mendadak Saat Tunggu Audit BPKP
Drama dimulai saat Vicky dan timnya sudah mengumpulkan dokumen bukti dan berkoordinasi dengan BPKP untuk menghitung kerugian negara. Namun, di tengah proses yang lagi “panas” itu, surat mutasi tiba-tiba turun tanpa alasan yang jelas.
“Tiba-tiba tanpa saya ketahui apa sebabnya, saya dimutasi ke Polres Kepulauan Talaud,” jelasnya.
Mutasi ke daerah pelosok inilah yang diduga kuat menjadi alasan utama Vicky mengajukan pengunduran diri sejak Juni 2025 lalu, yang baru saja disetujui alias di-ACC.
Kini Fokus Jualan Kopi
Meski resmi menanggalkan seragamnya, pria yang memegang prinsip “Sekali Bhayangkara, Selamanya Bhayangkara” ini mengaku ingin hidup tenang. Lantas, mau ngapain setelah nggak jadi polisi? Sambil tertawa, Vicky mengaku sedang menikmati babak baru hidupnya.
“Saya masih menikmati jualan kopi,” katanya singkat.
Di sisi lain, pihak Polda Sulut melalui Kabid Humas Kombes Pol Alamsyah Parulian Hasibuan belum memberikan respons saat dimintai konfirmasi terkait video viral dan pengakuan mantan anggotanya tersebut.













