banner 728x250

Seskab Teddy Ungkap Investasi Jepang ke Indonesia Capai Rp380 Triliun

ABNnews – Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyampaikan Presiden Prabowo Subianto mengawali hari pertama kunjungan resminya di Jepang dengan serangkaian agenda strategis yang memperkuat hubungan bilateral Indonesia dan Jepang, baik di tingkat kenegaraan maupun kerja sama ekonomi.

Prabowo memulai agenda dengan pertemuan bersama Kaisar Jepang Naruhito serta Putra Mahkota Jepang Fumihito di Istana Kekaisaran Jepang.

“Jadi pada hari ini, 30 Maret 2026, Bapak Presiden di hari pertama di Jepang secara keseluruhan, tadi pagi sampai siang, bertemu dengan Kaisar Naruhito, kemudian juga Putra Mahkota Jepang, Fumihito,” ujar Seskab Teddy dalam keterangannya usai mendampingi Presiden Prabowo menghadiri Forum Bisnis Indonesia-Jepang, di Tokyo, Senin (30/3/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Seskab Teddy menjelaskan bahwa kedua pihak membahas berbagai isu strategis, termasuk penguatan kerja sama di bidang lingkungan hidup. Seskab Teddy menyoroti bahwa salah satu fokus pembahasan yang menarik adalah terkait upaya perlindungan hutan dan pelestarian lingkungan.

“Intinya bahas berbagai macam kerja sama dan peningkatan kerja sama antara pemerintah Indonesia dan Jepang. Terutama tadi yang menarik adalah tentang perlindungan terhadap hutan dan lingkungan hidup,” jelasnya.

Seskab Teddy menjelaskan, pertemuan antara Presiden Prabowo dengan Kaisar Naruhito dan Putra Mahkota Fumihito berlangsung selama kurang lebih 45 menit, yang kemudian dilanjutkan dengan jamuan makan siang kenegaraan. Secara keseluruhan, rangkaian agenda di Istana Kekaisaran Jepang berlangsung lebih dari dua jam.

“Tadi beliau berdua bertemu kurang lebih 45 menit, kemudian dilanjutkan dengan makan siang. Jadi total keseluruhan hampir 2 jam lebih di Kekaisaran Jepang,” paparnya.

Selain agenda kenegaraan, Presiden Prabowo juga menghadiri Forum Bisnis Indonesia–Jepang yang digelar dari siang hingga sore hari. Forum tersebut menghasilkan komitmen kerja sama ekonomi yang signifikan antara kedua negara.

“Kemudian yang kedua yang menarik, siang sampai sore tadi ada _business forum_. Intinya dari _business forum_ itu adalah adanya kerja sama antara Indonesia dan Jepang dan investasi pemerintah Jepang dan swasta dari Jepang ke Indonesia sebesar kurang lebih Rp380 triliun,” ungkapnya.

Komitmen investasi tersebut mencerminkan semakin kuatnya kepercayaan pemerintah dan pelaku usaha Jepang terhadap prospek ekonomi Indonesia. Pemerintah berharap capaian ini dapat semakin memperkokoh hubungan bilateral kedua negara serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Bagus Iswanto

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *