ABNnews – Kawasan pusat perbelanjaan CNI dan Lippo Mall Puri, Kembangan, Jakarta Barat, kembali menuai polemik. Praktik parkir liar di sepanjang Jalan Puri Indah Raya viral di media sosial setelah warga mengeluhkan tarif “getok” yang selangit dengan dalih Tunjangan Hari Raya (THR).
Dilansir kompas.com, Rabu (25/3/2026), deretan kendaraan roda dua tampak memadati empat sisi bundaran depan Gedung CNI. Area mulai dari Jalan Puri Lingkar Dalam hingga Jalan Puri Elok sesak oleh parkir liar yang memakan bahu jalan.
Viral Motor Digetok Rp 10 Ribu
Keresahan ini pertama kali mencuat melalui unggahan akun Instagram @warga.jakbar. Seorang pengendara motor meluapkan kekesalannya karena dipaksa membayar biaya parkir sebesar Rp 10.000 hanya karena momen libur Lebaran.
“Enggak ikhlas banget, saya baru berhenti sebentar langsung dimintain uang parkir maksa Rp 10.000, katanya Lebaran jadi parkir naik,” tulis keterangan dalam video viral tersebut. Pengunggah juga menyayangkan sikap petugas Satpol PP di lokasi yang disebut seolah tutup mata.
Mobil Diminta Rp 20 Ribu Buat ‘THR’
Tak hanya motor, pengendara mobil pun jadi sasaran. Revi (26), warga Cengkareng, menceritakan pengalamannya saat hendak membeli street food di kawasan CNI pada Sabtu (21/3). Meski hanya berhenti kurang dari lima menit, ia langsung ditagih tarif tak masuk akal.
“Pas mau masuk mobil disuruh bayar parkir, digetok Rp 20.000 awalnya. Pas saya nolak, dia turunin jadi Rp 15.000, katanya sih karena Lebaran, buat THR,” ujar Revi.
Keberatan dengan harga tersebut, Revi akhirnya hanya memberikan Rp 10.000. “Saya kasih Rp 10.000, itu sudah setara bayar parkir di basement Mall Puri. Dia diam saja, tapi tidak bantu pas mobil mau jalan,” keluhnya.
Masalah Menahun di Kembangan
Praktik parkir liar di kawasan ini disebut sudah menjadi rahasia umum selama bertahun-tahun. Panjul (32), seorang pedagang yang sudah 10 tahun berjualan di sana, mengonfirmasi bahwa area CNI memang menjadi magnet kuliner malam yang memicu kerumunan parkir di trotoar dan pinggir jalan.
Salah satu pemicu menjamurnya parkir liar ini adalah minimnya fasilitas parkir motor di pusat perbelanjaan sekitar.
“Karena kan Lippo (Mall Puri) dia nggak punya parkiran motor, adanya mobil doang. Jadi kalau pakai motor parkirnya di depan CNI,” ungkap Panjul.
Ia mengakui sering mendengar keluhan pengunjung soal kenaikan tarif sepihak di momen libur panjang ini.













