banner 728x250
Hikmah  

Uang THR Anak Dipakai Orang Tua Buat Bayar Utang, Emang Boleh? Cek Hukumnya di Sini!

Ilustrasi (Foto: Shutterstock)

ABNnews – Momen Idul Fitri identik dengan tradisi bagi-bagi salam tempel. Anak-anak biasanya menjadi pihak yang paling “tajir” karena panen amplop THR dari sanak saudara. Karena si kecil belum paham mengelola uang, ujung-ujungnya uang tersebut berakhir di tangan orang tua dengan kalimat sakti: “Sini Mama simpan dulu ya.”

Namun, tak jarang uang tersebut justru “terpakai” untuk keperluan dapur, bayar cicilan, atau kebutuhan keluarga sehari-hari. Lantas, bagaimana sebenarnya hukum menggunakan uang THR anak menurut Islam? Simak penjelasannya.

Tanggung Jawab Menjaga Amanah

Melansir NU Online, orang tua sebenarnya memikul tanggung jawab besar untuk menjaga dan melindungi harta milik anaknya. Syekh Wahbah Az-Zuhayli dalam kitab Al-Fiqhul Islami wa Adillatuh menjelaskan bahwa seorang ayah memang memiliki hak perwalian atas harta anaknya.

Hak perwalian ini mencakup pemeliharaan dan pengembangan harta berdasarkan kesepakatan ulama empat mazhab. Artinya, orang tua punya wewenang mengelola, namun tujuannya harus untuk kebaikan si anak.

Boleh Dipakai Saat Darurat

Secara hukum, menggunakan uang THR anak untuk keperluan keluarga diperbolehkan, terutama jika dalam kondisi darurat. Misalnya, untuk membayar biaya pengobatan anggota keluarga yang sakit mendadak.

Meski begitu, orang tua wajib bijak. Uang tersebut tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi yang sifatnya konsumtif atau justru merugikan anak secara langsung.

Pesan Ustaz Nur Maulana: Tetap Milik Anak!’

Ustaz Nur Maulana menjelaskan bahwa status kepemilikan uang tersebut tidak berubah meski dititipkan ke orang tua.

“Kepada orang tua, jadikanlah ini sebagai amanah dan tanggung jawab. Kalau ditanya itu milik siapa? Tetap miliknya anak,” ujar Ustaz Nur Maulana dikutip dari arsip detikcom.

Namun, beliau menambahkan bahwa dalam Islam ada prinsip “Dirimu dan hartamu milik orang tuamu”, sehingga jika memang mendesak, orang tua boleh-boleh saja menggunakannya. Apalagi jika si anak sudah bisa diajak bicara dan rela memberikan uangnya untuk sang ibu.

Arahkan untuk Kebutuhan Anak

Daripada sekadar habis tak berbekas, uang THR sebaiknya dialokasikan untuk kebutuhan penting sang anak di masa depan.

Beberapa sarana bermanfaat yang disarankan antara lain: membeli perlengkapan sekolah (tas, sepatu, buku), membeli kebutuhan gadget penunjang belajar, dań disimpan sebagai tabungan pendidikan.


“Karena anak itu belum mengerti masalah keuangan, maka uang itu diarahkan ke tempat dan sarana yang bermanfaat,” tambah Ustaz Nur Maulana.

Pentingnya Kejujuran: Jangan Diam-diam!

Poin yang paling krusial adalah kejujuran. Orang tua diimbau untuk meminta izin kepada anak dengan cara yang baik sebelum menggunakan uang tersebut. Jangan sampai uang THR anak “lenyap” secara diam-diam tanpa ada komunikasi. Dengan meminta izin, orang tua sekaligus mengajarkan konsep kejujuran dan menghargai hak orang lain kepada buah hati sejak dini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *