ABNnews – Suasana Hari Raya Idulfitri 2026 yang seharusnya penuh kebahagiaan berubah menjadi momen hidup-mati bagi pasangan suami istri asal Caringin, Kabupaten Bogor. Mereka harus beradu cepat dengan waktu demi menyelamatkan nyawa sang ibu dan bayi yang hendak lahir dalam kondisi prematur di tengah kemacetan horor Jalur Puncak.
Peristiwa menegangkan ini terjadi pada Minggu (22/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB. Kapolsek Ciawi, AKP Dede Lesmana Jaya, menceritakan awal mula drama penyelamatan tersebut.
Semua bermula saat seorang ibu bernama Rohmah, yang tengah mengandung 7 bulan, tiba-tiba mengalami tanda-tanda persalinan.
Rohmah bersama suaminya, Hudri, langsung bergegas menuju klinik terdekat di wilayah Caringin. Namun, karena keterbatasan peralatan medis untuk kelahiran prematur, pihak klinik menyarankan agar Rohmah segera dilarikan ke RS Hermina Ciawi.
Terjebak One Way dan Penyekatan
Nasib malang menimpa saat mereka berada di perjalanan menuju rumah sakit. Arus lalu lintas di Simpang Ciawi sedang diberlakukan rekayasa one way ke arah Jakarta, yang berarti jalur menuju Puncak ditutup total dan terjadi penyekatan ketat.
“Dalam perjalanan menuju rumah sakit, arus lalu lintas di Simpang Ciawi sedang diberlakukan rekayasa one way arah Jakarta, sehingga jalur menuju Puncak ditutup dan terjadi penyekatan,” ujar Dede kepada wartawan, Senin (23/3/2026).
Mobil yang membawa Rohmah pun tak berkutik terjebak kemacetan. Menyadari kondisi istrinya semakin kritis, Hudri langsung turun dan memohon bantuan kepada polisi yang tengah berjaga di lokasi penyekatan.
Aksi Heroik Kapolsek Ciawi
Mendengar laporan darurat tersebut, AKP Dede Lesmana Jaya langsung bergerak cepat. Tanpa ragu, ia menyalakan motor dinasnya untuk memberikan pengawalan darurat bagi kendaraan pasutri tersebut.
Demi menghindari kemacetan total di jalur utama, Dede memimpin rombongan membelah kepadatan melalui jalur alternatif via Kampung Pendeuy, Desa Pandansari, Kecamatan Ciawi.
“Tugas Polri adalah tugas kemanusiaan. Memberikan pelayanan dan membantu masyarakat adalah suatu kehormatan, terlebih jika menyangkut keselamatan nyawa,” tegas Dede.
Berkat aksi kawalan motor dinas polisi, Rohmah akhirnya tiba di RS Hermina Ciawi dengan selamat dan langsung mendapatkan penanganan medis intensif di ruang IGD. Diketahui, bayi yang tengah diperjuangkan tersebut merupakan anak pertama dari pasangan tersebut.
“Alhamdulillah ibu dan calon bayi dapat sampai ke rumah sakit dengan selamat. Semoga proses persalinannya diberikan kelancaran, dan ibu serta bayinya sehat,” pungkas Dede.
Aksi sigap personel kepolisian ini pun menuai apresiasi dari warga sekitar yang melihat langsung drama penyelamatan di tengah padatnya arus libur Lebaran tersebut.













