ABNnews – Mobilitas masyarakat yang menyeberang menggunakan kapal feri pada Angkutan Lebaran 2026 mengalami kenaikan signifikan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat, secara kumulatif sejak H-10 hingga hari H, total penumpang sudah menembus angka 2.596.597 orang.
Angka ini naik 5,4% dibanding tahun lalu. Tak hanya orang, jumlah kendaraan pun melonjak 7,2% dengan total mencapai 667.526 unit yang melintasi 15 lintasan pantauan nasional.
“Di tengah tingginya volume pergerakan pemudik, kami memastikan layanan tetap prima melalui peningkatan kapasitas operasional dan koordinasi intensif,” ujar Direktur Utama ASDP, Heru Widodo, Minggu (22/3/2026).
Koridor Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk tetap menjadi jalur paling sibuk. Untuk mengantisipasi kemacetan horor, ASDP menerapkan pola Tiba–Bongkar–Berangkat (TBB) secara dinamis agar rotasi kapal lebih cepat.
“Kami juga melakukan rekayasa lalu lintas berupa pengalihan kendaraan dan delaying system di sejumlah buffer zone,” tambah Heru.
Khusus menyambut arus balik, ASDP melakukan strategi distribusi arus. Mulai tanggal 23 hingga 29 Maret 2026, kendaraan golongan VIB, VII, VIII, dan IX (truk besar/logistik) dialihkan melalui Pelabuhan BBJ Bojonegara.
Sementara itu, Pelabuhan Merak akan difokuskan untuk melayani kendaraan pribadi dan sepeda motor guna menjaga kenyamanan pemudik.
Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, membocorkan bahwa ketersediaan tiket untuk arus balik di lintasan Jawa–Sumatera dan Jawa–Bali masih sangat aman, yakni mencapai 98,66%.
Menariknya, program stimulus diskon tarif hingga 100% untuk jasa pelabuhan masih tersedia di 7 lintasan, termasuk Merak–Bakauheni dan Ketapang–Gilimanuk. Hingga kini, sudah lebih dari 1,06 juta pengguna jasa yang menikmati promo ini.
“Masyarakat diimbau merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui Ferizy sejak H-60. Pastikan datang ke pelabuhan tepat waktu sesuai jadwal di tiket,” tegas Windy.
Sebagai catatan tambahan, mulai 23 hingga 31 Maret 2026, ASDP akan memberlakukan kebijakan single tarif di Pelabuhan Bakauheni demi memperlancar arus balik menuju Pulau Jawa.













