ABNnews – Warga Jalan Gunung Pelandu, Kelurahan Sempaja Utara, Samarinda, Kalimantan Timur, mendadak geger. Pasalnya, ditemukan potongan tubuh manusia yang terbungkus dalam karung di sebuah area semak belukar, Sabtu (21/3/2026) siang.
Penemuan mengerikan ini pertama kali terungkap saat dua orang anak sedang melintas di pinggir jalan yang sepi tersebut. Sontak, temuan itu dilaporkan kepada warga sekitar dan mengundang kerumunan massa yang penasaran.
“Yang terlihat itu bagian jari, lengan, dan paha,” ungkap Ketua RT 13 Kelurahan Sempaja Utara, Aang Nawa Syarif, dilansir kompas.com Minggu (22/3/26).
Satu Akses Keluar-Masuk, Lokasi Tergolong Sepi
Aang menyebut kejadian sadis ini adalah yang pertama kali terjadi di wilayahnya. Ia memastikan tidak ada tanda-tanda keributan atau aktivitas mencurigakan sebelum potongan tubuh tersebut ditemukan.
Kondisi lokasi yang merupakan “kampung buntu” menambah kesan horor. Akses menuju titik penemuan sangat terbatas dan bukan merupakan jalan tembusan.
“Lokasi ini kampung buntu, jadi hanya ada satu akses keluar masuk. Tidak ada jalan tembus lain,” jelas Aang.
Polisi Temukan 7 Potongan Tubuh, Kepala Masih Utuh
Mendapat laporan warga, petugas kepolisian langsung bergerak cepat melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Dalam proses penyisiran, polisi kembali menemukan karung berisi potongan tubuh lainnya yang berjarak sekitar 100 meter dari titik awal.
Pama Pamtas I Polresta Samarinda, Ipda Mat Bahri, membeberkan detail potongan tubuh yang ditemukan petugas.
“Ada dua kaki, dua tangan, dua paha, dan badan. Total ada tujuh potongan, termasuk kepala yang masih utuh,” ujar Mat Bahri.
Identitas Masih Misterius
Hingga saat ini, identitas korban mutilasi tersebut belum diketahui. Petugas telah mengevakuasi seluruh bagian tubuh korban menggunakan dua kantong jenazah ke RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda untuk keperluan autopsi.
Selain potongan tubuh, polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti di lokasi, di antaranya: pakaian diduga milik korban serta dua buah karung yang digunakan untuk membungkus jasad.
Terkait senjata tajam yang digunakan pelaku, polisi mengaku belum menemukannya di sekitar TKP. “Untuk senjata tajam belum ditemukan, tapi masih kita dalami,” pungkas Mat Bahri.













