banner 728x250

Polisi Kantongi Inisial 2 Terduga Pelaku Penyiram Air Keras Aktivis KontraS

Foto dua terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) Andrie Yunus ditampilkan pada konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/3/2026). ANTARA/Ilham Kausar

ABNnews – Polda Metro Jaya bergerak cepat mengusut kasus penyiraman air keras yang menimpa Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus. Polisi kini resmi mengantongi dua inisial terduga pelaku yang masuk dalam bidikan penyidik.

Dirreskrimum Polda Metro Jaya, Kombes Pol Iman Imanuddin, mengungkapkan identitas awal tersebut berdasarkan data yang dimiliki Polri.

“Saat ini dapat kami informasikan bahwa dua orang tersebut dari data Polri, satu inisial BHC dan satu inisial MAK,” ujar Kombes Iman dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (18/3/2026).

Meski baru dua inisial yang dibeberkan, polisi tidak menutup kemungkinan adanya aktor lain. Berdasarkan keterangan 15 saksi dan olah TKP, jumlah pelaku diduga bisa membengkak dari informasi awal.

“Tidak menutup kemungkinan juga bahwa pelaku diduga berjumlah lebih dari empat orang,” lanjut Iman.

Saat ini, penyidik tengah melakukan analisis scientific terhadap bukti-bukti yang ada guna memperkuat konstruksi perkara.

Polisi mengajak masyarakat yang mengenali wajah pelaku atau memiliki informasi tambahan untuk segera melapor. Berikut kontak yang bisa dihubungi Hotline: 110, atau Nomor HP 0812-8559-9191


Di tempat yang sama, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bahwa pengusutan kasus ini merupakan perintah langsung dari Presiden Prabowo Subianto.

“Kemarin Bapak Presiden sudah jelas memerintahkan kita harus mengusut tuntas. Tentunya saat ini Polri sedang bekerja,” tegas Jenderal Sigit.

Kapolri menyebutkan bahwa tim gabungan saat ini sedang ‘melototi’ puluhan rekaman kamera pengawas di sepanjang jalur pelarian pelaku.

“Polri sedang mendalami 86 kamera pengawas (CCTV) di tempat kejadian perkara (TKP). Namun, kita tidak akan berhenti pada rekaman CCTV dan akan mencari sumber informasi serta alat bukti lainnya agar kasus ini terang benderang,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *