ABNnews – Pergerakan pemudik dari Pulau Jawa menuju Sumatera mulai menunjukkan geliat. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mencatat aktivitas di Pelabuhan Merak dan Ciwandan mulai mengalami peningkatan pada H-7 Idul Fitri 1447 Hijriah, Minggu (15/3/2026).
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry, Heru Widodo, mengungkapkan volume kendaraan saat ini naik sekitar 5 persen dibandingkan hari biasa. Tren ini dipicu oleh masyarakat yang memilih mudik lebih awal.
“Sejauh ini peningkatannya masih relatif aman, sekitar lima persen. Prediksi kami, puncak arus mudik akan terjadi pada tanggal 18 dan 19 Maret 2026 mendatang,” ujar Heru di Tangerang.
Dominasi Motor dan Mobil Pribadi
Memasuki pekan ketiga Ramadan, pelabuhan penyeberangan mulai didominasi oleh kendaraan pribadi. Heru menyebut, pilihan masyarakat untuk berangkat lebih cepat tak lepas dari kebijakan pemerintah terkait Work From Anywhere (WFA).
“Kemungkinan Lebaran kali ini berbeda. Karena adanya kebijakan WFA dari pemerintah, lalu libur dan cuti bersama yang diperpanjang, masyarakat memiliki pilihan waktu yang lebih leluasa,” paparnya.
Siapkan Posko ‘Sakti’ Buat yang Belum Punya Tiket
Guna menjamin kelancaran, ASDP memperkuat posko pelayanan di beberapa titik akses menuju Pelabuhan Merak dan Ciwandan. Tak hanya sebagai tempat pantau, posko ini juga menjadi penyelamat bagi pemudik yang belum sempat memesan tiket secara daring.
“Kami ingin memastikan posko kami siap melayani masyarakat, terutama bagi mereka yang belum memiliki tiket. Mereka bisa melakukan reservasi tiket di sini,” ungkap Heru.
Fasilitas di Posko Terpadu ASDP:
1. Layanan Reservasi Tiket: Membantu pengguna jasa yang kesulitan memesan tiket.
2. Pusat Informasi: Update jadwal kapal dan kondisi antrean terkini.
3. Tempat Istirahat: Fasilitas bagi pemudik untuk melepas lelah sebelum menyeberang.
Heru menjamin kenyamanan pengguna jasa menjadi prioritas utama.
“Kami ingin memastikan pelayanan di sini sangat baik, sehingga para pengguna jasa bisa menggunakan posko kami dengan nyaman,” pungkasnya.













