ABNnews – Kabar mengejutkan datang dari Uni Emirat Arab. Sebuah drone milik Iran dilaporkan menghantam sebuah gedung di kawasan Dubai Creek Harbour, yang dikenal sebagai lokasi gedung tertinggi di dunia. Pihak berwenang Dubai saat ini tengah melakukan investigasi mendalam terkait insiden tersebut.
Dilansir kantor berita AFP, Kamis (12/3/2026), stasiun televisi pemerintah Iran, IRIB, mengonfirmasi bahwa drone mereka telah mengenai sasaran di dekat Dubai Creek Harbour hari ini waktu setempat.
“Drone berpemandu presisi telah menabrak sebuah menara di Dubai,” lapor stasiun televisi IRIB dengan singkat.
Menanggapi peristiwa tersebut, Kantor Media Dubai memberikan pernyataan resmi melalui platform media sosial X. Mereka membenarkan adanya insiden yang melibatkan pesawat tak berawak di wilayah tersebut.
“Terdapat insiden yang melibatkan drone yang jatuh di sebuah bangunan di sekitar Dubai Creek Harbour,” tulis Kantor Media Dubai.
Hingga saat ini, pihak berwenang dilaporkan sedang berada di lokasi kejadian untuk menanggapi dampak dari hantaman drone tersebut.
Insiden ini menjadi perhatian serius dunia mengingat Dubai Creek Harbour adalah salah satu kawasan paling ikonik dan strategis di Dubai. Kawasan ini merupakan pusat pengembangan menara-menara pencakar langit dan destinasi wisata utama.
Sejauh ini, belum ada laporan resmi mengenai jumlah korban jiwa maupun total kerugian material akibat hantaman drone presisi tersebut. Eskalasi situasi di Timur Tengah memang tengah memanas dalam beberapa waktu terakhir, dan insiden ini dikhawatirkan akan semakin memperkeruh ketegangan regional.













