banner 728x250

Pemuda di Cilincing ditembak karena tak bayar saat transaksi ganja

Ilustrasi. (Foto: istimewa)

ABNnews — Aksi penembakan dengan airsoft gun terjadi di Jalan Tipar Cakung Gang Kompi Jenggot, Sukapura, Cilincing, Jakarta Utara, Minggu (8/3) malam. Adapun korban berinisial SH (23), ditembak sekelompok orang usai membeli nasi goreng.

Kepala Kepolisian Sektor Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan korban sebelumnya memiliki utang terkait pembelian narkotika jenis ganja kepada salah satu anggota kelompok pelaku.

“Korban mengalami luka tembak di kaki sebelah kanan, punggung belakang sebelah kanan, dan lutut sebelah kiri,” kata Bobi di Jakarta, Selasa (10/3/2026), dilansir dari Antara.

Polisi menyebut korban diduga ditembak setelah melawan saat dikeroyok pelaku berinisial F bersama sejumlah rekannya di lokasi kejadian.

Berdasarkan keterangan korban, keributan antara dirinya dan kelompok pelaku diduga dipicu persoalan utang piutang sebesar Rp800.000 terkait pembelian narkotika jenis ganja kepada salah satu anggota kelompok pelaku.

“Kasus ini masih kami dalami dengan meminta keterangan dari sejumlah saksi,” kata Bobi.

Sebelumnya, Polsek Cilincing menerima laporan melalui layanan darurat 110 mengenai seorang pelaku yang diduga membawa senjata api dan diamankan warga di Jalan Tipar Cakung, Cilincing, pada Minggu (8/3).

Petugas kemudian mendatangi lokasi kejadian setelah menerima laporan masyarakat mengenai penangkapan seorang pria yang diduga terlibat dalam insiden penembakan tersebut.

Pelaku berinisial F diketahui merupakan warga Warakas, Tanjung Priok, yang menggunakan airsoft gun jenis Glock 19 dengan lima butir peluru gotri.

Berdasarkan keterangan korban kepada polisi, pelaku bersama rekannya datang menggunakan sepeda motor dan menghampiri korban yang sedang membeli nasi goreng di lokasi.

Korban kemudian ditarik oleh salah satu rekan pelaku dan langsung dikeroyok di tempat kejadian.

Saat korban berusaha melawan pengeroyokan tersebut, pelaku mengeluarkan airsoft gun dan menembakkan senjata itu ke arah korban.

Setelah peluru airsoft gun yang dibawa pelaku habis, warga sekitar langsung menangkap pelaku dan sempat menghakiminya secara massal.

Tidak lama kemudian, seseorang yang mengaku sebagai anggota keluarga pelaku membawa F ke RSUD Koja untuk mendapatkan perawatan.

Namun, saat petugas Unit Reskrim Polsek Cilincing mendatangi rumah sakit tersebut untuk melakukan pemeriksaan, pelaku sudah tidak berada di lokasi.

Polisi kini masih melakukan penyelidikan lanjutan untuk mengidentifikasi serta memburu para pelaku lain yang diduga terlibat dalam insiden penembakan tersebut.

Nadzar Lendi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *