banner 728x250

Minyak Dunia Tembus US$ 100/Barel, Bahlil Pastikan Harga BBM Gak Naik Sampai Lebaran!

Foto dok Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM)

ABNnews – Gejolak harga minyak dunia akibat tensi panas di Timur Tengah mulai menghantui pasar global. Meski harga minyak mentah sudah melampaui angka US$ 100 per barel, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membawa kabar sejuk bagi masyarakat Indonesia.

Bahlil memastikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi tidak akan mengalami kenaikan hingga Hari Raya Idulfitri 2026 atau 1 Syawal 1447 Hijriah mendatang. Tak hanya harga, ia juga menjamin stok energi nasional dalam kondisi aman terkendali.

“Memang kalau kita melihat posisi harga minyak dunia sekarang sudah melampaui US$ 100 per barel. Ini dampak dari perang Iran versus Israel dan Amerika. Problemnya kita sekarang bukan di stok, stok nggak ada masalah. Kita itu sekarang tinggal di masalah harga,” ujar Bahlil usai membuka Bazar Semarak Ramadhan 2026 di kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (9/3/2026).

Langkah Komprehensif Antisipasi Harga Global

Bahlil menjelaskan bahwa pemerintah saat ini tengah menyiapkan skenario matang untuk meredam dampak fluktuasi harga energi global. Ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak perlu melakukan panic buying karena pasokan BBM maupun LPG dipastikan tersedia.


“Sekali lagi, saya pastikan agar masyarakat tidak usah merasa bagaimana menyangkut dengan harga karena sampai dengan hari raya ini pasokan BBM terjamin dan insyaallah nggak ada kenaikan harga BBM untuk subsidi,” tegasnya.

Dampak Ngeri Perang Timur Tengah

Lonjakan harga minyak dunia ini memang dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Konflik ini menimbulkan kekhawatiran besar terhadap gangguan jalur distribusi minyak strategis di kawasan tersebut.

Saat ini, minyak mentah jenis Brent dan WTI dilaporkan terus bergerak di kisaran US$ 100-110 per barel. Meski tekanan global sangat kuat, pemerintah Indonesia berkomitmen menjaga stabilitas fiskal agar tidak membebani daya beli masyarakat, terutama pengguna BBM subsidi.

Pemerintah akan terus memantau pergerakan harga minyak mentah secara harian guna mengambil langkah kebijakan yang tepat pasca-Ramadan nanti.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *