ABNnews — Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat (AS), Kanada, dan Meksiko hanya tersisa kurang 100 hari. Akan tetapi, karena serangan AS dan Israel pada akhir pekan lalu, Iran meragukan partisipasi mereka di Piala Dunia 2026.
Rumor beredar Iran bakal memboikot ajang sepak bola akbar empat tahunan tersebut. Terkait isu itu, Presiden AS, Donald Trump mengaku tak peduli jika tim nasional Iran tidak bermain di Piala Dunia 2026.
“Saya benar-benar tidak peduli (jika Iran berpartisipasi di Piala Dunia 2026). Saya pikir Iran adalah negara yang kalah telak (dalam konflik). Mereka sudah kehabisan tenaga,” kata Donald Trump dikutip dari New York Times, Rabu.
Iran yang kini tergabung di grup G Piala Dunia 2026 akan menjalani tiga pertandingan di Amerika Serikat.
Dua laga Iran menghadapi Selandia Baru dan Belgia dijadwalkan di Stadion SoFi, Los Angeles, AS pada 16 Juni dan 22 Juni. Lalu laga terakhir Iran menghadapi Mesir dilangsungkan di Stadion Lumen Field, Seattle pada 27 Juni.
Sejauh ini asosiasi sepak bola Iran belum memberikan keterangan resmi terkait dengan situasi dan masa depan timnas Iran di Piala Dunia 2026.
Begitu juga dengan FIFA yang belum memberikan pernyataan resmi imbas dari eskalasi konflik antara AS-Iran yang diprediksi berlangsung cukup lama.













