banner 728x250

Imbas Perang AS-Israel vs Iran, Garuda Indonesia Tangguhkan Penerbangan ke Doha!

Ilustrasi. Foto: Antara

ABNnews – Maskapai pelat merah Garuda Indonesia resmi menangguhkan layanan penerbangan dari dan menuju Doha, Qatar, terhitung sejak 28 Februari 2026 hingga waktu yang belum ditentukan.

Langkah berani ini diambil menyusul penutupan wilayah udara Qatar akibat eskalasi serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran.

Pihak manajemen Garuda menegaskan bahwa keputusan ini merupakan bentuk respons cepat dalam menjaga standar keselamatan penumpang di tengah zona konflik yang membara.

“Langkah ini diambil sebagai upaya preventif dengan mengutamakan keselamatan dan keamanan penerbangan,” tulis pernyataan resmi Garuda Indonesia melalui akun X, Minggu (1/3/2026).

Rute Internasional Lain Masih Aman

Meski rute Doha setop sementara, Garuda memastikan bahwa rute internasional lainnya masih beroperasi normal. Maskapai pelat merah ini menjamin jalur penerbangan lain tidak melewati kawasan terdampak perang antara AS-Israel melawan Iran.

Garuda Indonesia juga menyatakan terus memantau situasi di Timur Tengah secara intensif setiap jamnya.

“Penumpang yang terdampak diimbau untuk melakukan pengecekan secara berkala melalui Contact Center 24 Jam di 021-2351 9999 / 0804 1 807 807 atau situs resmi garuda-indonesia.com,” tambahnya.

Kiamat Jalur Udara: 8 Negara Tutup Langit

Serangan besar-besaran AS dan Israel ke Iran pada Sabtu (28/2) pagi memang mengubah peta penerbangan dunia dalam sekejap. Serangan tersebut dilaporkan menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, beserta keluarganya di Teheran.

Melansir Al Jazeera, sedikitnya ada 8 negara yang secara resmi menutup wilayah udara mereka demi menghindari insiden salah sasaran, yakni: Iran, Israel, Irak, Yordania, Qatar, Bahrain, Kuwait serta Uni Emirat Arab (UEA).


Suriah juga dilaporkan menutup sebagian wilayah udara di selatan yang berbatasan dengan Israel selama 12 jam.

Pesawat ‘Terlunta-lunta’ di Angkasa

Akibat penutupan massal ini, puluhan pesawat yang sedang berada di udara terpaksa melakukan pengalihan rute (reroute). Sejumlah bandara seperti Larnaca, Jeddah, Kairo, hingga Riyadh kini menjadi titik tumpuan bagi pesawat-pesawat yang mencari jalur aman dari kepungan zona perang.

Keterlibatan langsung armada jet tempur dan kapal perang AS di kawasan Teluk membuat otoritas penerbangan sipil dunia berada dalam status siaga satu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *