ABNnews – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menemui Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal pada Sabtu (28/2/2026) untuk mematangkan strategi Angkutan Lebaran 2026. Pertemuan ini menjadi krusial mengingat NTB bukan hanya tujuan mudik, tapi juga magnet wisatawan nasional saat libur panjang.
Menhub Dudy memprediksi arus pergerakan masyarakat di NTB bakal meledak. Berdasarkan data survei, sekitar 1,58 juta orang diprediksi keluar dari NTB, sementara 1,22 juta orang lainnya bakal masuk ke Bumi Gora tersebut.
“NTB merupakan provinsi kepulauan, mobilitasnya sangat bergantung pada penyeberangan dan udara. Apalagi ada destinasi wisata unggulan, jadi peningkatannya bukan cuma buat mudik, tapi juga pelancong,” ujar Dudy di Mataram.
Titik paling panas yang menjadi perhatian Kemenhub adalah Pelabuhan Lembar. Pelabuhan ini diprediksi bakal melayani sekitar 1,1 juta penumpang, menjadikannya salah satu dari tiga pelabuhan penyeberangan tersibuk di Indonesia selama masa Lebaran.
“Selain operasional, kepadatan menuju Pelabuhan Lembar harus diantisipasi dengan manajemen lalu lintas yang baik dan penyediaan kantong parkir agar tidak ada antrean mengular,” tegas Menhub.
Kabar baik untuk masyarakat, NTB masuk dalam daftar tujuan Program Mudik Gratis Jalur Laut. Khusus rute Lembar – Surabaya, tersedia kuota untuk 450 penumpang dengan periode pelaksanaan mulai 11 Maret hingga 5 April 2026.
Namun, Menhub juga memberikan “peringatan” terkait kepadatan di jalur darat. Tercatat ada 12 titik pasar tumpah dan sejumlah lokasi wisata utama yang berpotensi memicu macet horor. Sebagai solusinya, Kemenhub menyarankan optimalisasi rest area, termasuk pemanfaatan 115 lokasi masjid sebagai tempat istirahat sementara.
Menhub meminta sinergi kuat antara Pemprov NTB, TNI, dan Polri untuk menjaga aspek keselamatan. Pemeriksaan kelaiklautan kapal (ramp check), pemantauan cuaca ekstrem, hingga pengawasan kapasitas muatan wajib dilakukan secara ketat.
“Peningkatan keselamatan dan sinergi antar-pemangku kepentingan menjadi elemen penentu agar Angkutan Lebaran 2026 di NTB aman, lancar, dan berkeselamatan,” pungkasnya.













