banner 728x250

Maju Mundur Polemik Mobil Dinas Rp 8,5 M, Penampilan Istri Gubernur Kaltim Ikut Kena ‘Sentil’

Sarifah Suraidah Abidien Harum (HO/IST/Instagram/Sarifah)

ABNnews – Nama Syarifah Suraidah mendadak jadi buah bibir di jagat maya. Sosok istri Gubernur Kalimantan Timur, Rudy Mas’ud, ini tengah menjadi sorotan tajam seiring mencuatnya polemik pengadaan mobil dinas sang suami yang nilainya fantastis, yakni sekitar Rp 8,5 miliar.

Kritik pedas dari berbagai kalangan masyarakat rupanya merembet ke mana-mana. Tak hanya soal anggaran mobil dinas, gaya penampilan dan kehidupan sosial Syarifah yang glamor kini ikut “dikuliti” habis-habisan oleh warganet.

OOTD ‘Ratu Manjalita’ yang Jadi Perdebatan

Syarifah memang sejak lama dikenal punya selera fashion yang nyentrik dan berani. Salah satu unggahan di Instagram pribadinya, @syarifahsuraidah, baru-baru ini memicu riuh komentar.

Dalam video tersebut, ia tampak berjalan-jalan di bazar PKK dengan busana biru bermotif bunga pink, lengkap dengan aksesoris mutiara dan topi wide-brimmed hat yang mencolok.

Komentar warganet pun terbelah. Ada yang memuji kecantikannya, namun tak sedikit yang melayangkan sindiran pedas.

“Masya Allah bunda cantik baik hati pula,” puji akun @maser. “Lebay banget pakaian udah kek ratu manjalita,” tulis akun @era bernada kritik. “Terasa banget kesenjangan sosialnya hahah,” timpal @hab*****.

Bahkan, ada netizen yang menyentil etika berbusananya dalam acara organisasi. “Jelas-jelas agenda bazaar PKK tapi nggak pake baju PKK.. nggak bisa lihat jadwal apa,” tulis @lllu******a.

Sosok Powerfull: Istri Gubernur Sekaligus Anggota DPR RI

Syarifah Suraidah bukan sekadar pendamping Rudy Mas’ud yang baru menjabat Gubernur Kaltim sejak 20 Februari 2025 lalu. Ia punya taji sendiri di panggung politik nasional. Syarifah tercatat sebagai Anggota DPR RI periode 2024-2029 dari Dapil Kalimantan Timur.

Ia melenggang ke Senayan menggantikan posisi suaminya yang maju di Pilgub Kaltim. Di parlemen, Syarifah bertugas di Komisi VI yang membidangi sektor perdagangan, pengawasan persaingan usaha, hingga BUMN.

Ketua ‘Borongan’ di Bumi Etam

Di level provinsi, “jabatan” Syarifah tergolong borongan. Sejak awal 2025, ia memegang posisi strategis di berbagai organisasi kemasyarakatan, mulai dari: Ketua Tim Penggerak PKK Kaltim (2025-2030), Ketua Tim Pembina Posyandu, Bunda PAUD Kaltim serta Ketua Dekranasda Kaltim.

Dalam kapasitasnya, ia aktif mendorong penanganan stunting hingga pengembangan UMKM lokal. Namun, aktivitasnya tak lepas dari pertanyaan publik.

Salah satunya saat ia ikut dalam rombongan Pemprov Kaltim melakukan kunjungan kerja ke luar negeri, termasuk ke Maroko, yang sempat mengundang tanda tanya mengenai urgensi dan kapasitasnya dalam rombongan tersebut.

Kini, di tengah hiruk-pikuk polemik mobil dinas mewah miliaran rupiah, sosok Syarifah Suraidah terus menjadi magnet pembicaraan antara gaya hidup dan peran publiknya di Bumi Etam.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *